HEADLINE

SBS-DA Prioritaskan Bangun SDM dan Penanggulangan Banjir

BETUN, KilasTimor.com-Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Daniel Asa dengan tagline SBS-DA, jika terpilih kelak, akan membangun SDM dan penanggulangan Banjir Bandang Benenain. Selain itu paket itu akan memperhatikan semua persoalan yang berhubungan dengan kepentingan umum, misalnya, ditata kembali serta akan membangun pertanian di Malaka.

Hal itu disampaikan bakal calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada media ini di Haitimuk-Kecamatan Weliman-Kabupaten Malaka, NTT, Jumat (24/4).

Kepada pers Bria Seran mengatakan paketnya tidak akan membuat program yang muluk-muluk, tetapi apa yang menjadi persoalan masyarakat yang harus mendapatkan penanganan serius. “Dibidang SDM kita akan membuat anak-anak Malaka pintar dan cerdas, tidak kalah dengan daerah-daerah lain di NTT. Kita akan kemas supaya SDM kita disegani dan kualitasnya dapat diandalkan di NTT,” ujarnya.

“Persoalan penanggulangan banjir Benenain tetap jadi agenda perhatian kita. Persoalan banjir bandang jangan membuat air mata warga Malaka menetes setiap tahun. Kita akan atur dan tata sehingga bisa memiliki nilai guna bagi masyarakat,” ujarnya. seraya menyebutkan, pihaknya juga akan memprioritaskan perbaikan kualitas pelayanan yang berkaitan dengan kepentingan umum.

“Kita perlu tata kembali pelayanan sehingga bisa memudahkan masyarakat kita. Kita juga akan mengatur masalah pertanian kita. Kita akan buktikan kepada masyarakat bahwa daerah Malaka sangat subur, dan bisa mensejahterkan kehidupan warga Malaka. Banyak potensi kita tetapi belum dikelola dengan baik dan benar, sehingga tetap menjadi agenda serta prioritas perhatian paket kita,” ujarnya.
“Kita jangan buat program yang muluk-muluk, supaya bisa dikerjakan dan dirasakan masyarakat. Kita akan fokus pada empat program prioritas diatas,” ujarnya.

Kalau kita dipilih dan berhasil dalam pilkada mendatang paparnya, ada dua hal yang menjadi agenda perhatian kita. Pertama, datangi seluruh masyarakat di 127 desa di Malaka. Tanya mereka apa sih persoalan yang sedang mereka hadapi. Kalau sudah tahu, ya buat program untuk selesaikan masalah itu. Kedua, kalau urusan pertama sudah selesai datang dan tanyakan lagi kepada masyarakat kira-kira apa saja yang menjadi prioritas kebutuhan mereka, dari sana kita bisa intervensi dengan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. (oni)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top