HEADLINE

HUT Kota Atambua Sudah Melalui Kajian Sejarah dan Budaya

ATAMBUA, Kilastimor.com-Rencana pelaksanaan HUT ke-99 Kota Atambua pada tanggal 16 Oktober mendatang telah melalui kajian. Pemerintah Kabupaten telah membuat kajian tentang hari jadi Kota Atambua melalui tim pengkaji yang dibentuk dengan surat keputusan Bupati yang terdiri dari unsur-unsur seperti tokoh adat, tokoh agama, pemerintah dan Komisi A DPRD Belu. “Pemerintah sudah kaji, dan Kota Atambua berusia 99 tahun pada tahun ini,” kata Penjabat Bupati Belu, Wilhelmus Foni, menjawab pemandangan umum Fraksi PAN, DPRD Belu yang meminta dikaji lagi, Selasa kemarin, di ruang sidang utama DPRD Belu.

Wilhelmus Foni

Wilhelmus Foni

Tim pengkaji paparnya, menghasilkan sejumlah catatan atas hari jadi Kota Atambua sebagai pusat pelayanan publik, yang dituangkan dalam notulen rapat yang bersifat rekomendasi untuk menjadi bahan pertimbangan.

Kajian berdasarkan sumber-sumber lisan dan saksi sejarah yang masih hidup atas nama Drs. Dominikus Luan mantan Kepala Kantor Penerangan zaman orde baru, dan Pater Puplius, SVD di Belanda.
Rencana kajian bersama DPRD sudah diagendakan dalam masa sidang yang akan datang.

“Hal perayaannya, Pemerintah berencana untuk proses penetapan melalui dua tahap yakni, pertama bersifat promotif di tahun 2015 ketika Kota Atambua berusia 99 tahun terhitung 16 Oktober 1916 dan tahap kedua bersifat perayaan pada tahun 16 Oktober 2016,” ujarnya.

“Pertimbangan kami 99 tahun memiliki angka yang cukup bermakna, dan ini merupakan bentuk persiapan perayaan 1 abad Kota Atambua tahun depan,” pungkas Foni. (yan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top