HEADLINE

Kadispendukcapil Malaka Dinilai Memberikan Pernyataan Konyol

BETUN, Kilastimor.com-Kadispendukcapil Kabupaten Malaka, Ferdynandus Rame dinilai memberikan pernyataan konyol, yang seharusnya tidak diucapkan seorang kepala dinas. Pernyataan bahwa Dispendukcapil Malaka sementara hentikan layanan administrasi kependudukan sangat tidak dibenarkan. Pernyataan itu harus keluar dari kepala daerah.
Hal itu disampaikan Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/2).

Ilustrasi pelayanan KTP-e

Ilustrasi pelayanan KTP-e

Sejak kapan kepala daerah memberikan kewenangan kepada mereka untuk mengeluarkan pernyataan seperti itu? Sangat tidak layak seorang kadis menyampaikan pernyataan seperti itu didepan publik. Pernyataan seperti itu seolah-olah daerah ini dalam keadaan genting dan dalam kondisi yang sangat luar biasa.

“Tadi saya undang semua camat 12 kecamatan dan pegawai di dispenduk untuk mendapatkan masukan dan klarifikasi soal hal itu. Kita sudah cek ternyata teko yang selama ini bekerja di berbagai kecamatan tidak produktif, karena disana tidak ada jaringan internet. Kalau toh ada, jaringannya kurang bagus sehingga petugas di kecamatan banyak yang tidak bisa melaksanakan tugas. Banyak camat yang mengatakan bahwa salah satu kendala yang dihadapi petugas dispencapil di kecamatan adalah sering kehabisan bensin, sehingga genset tidak bisa dioperasikan. Urus bensin saja susah, dan harusnya menjadi tanggung jawab Dispencapil Malaka karena ada alokasikan anggaran untuk itu,” ungkapnya.

Jadi pihaknya, harus meluruskan informasi tersebut, supaya tidak menyesatkan masyarakat. Situasi tidak genting, dan pelayanan harusnya tetap berjalan seperti biasa. (oni)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top