HEADLINE

Paskah Harus Dimaknai dengan Peran Masing-Masing dalam Situasi Darurat Saat Ini

KUPANG, Kilastimor.com-Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Merry Kolimon, meminta agar perayaan Paskah kali ini dapat dimaknai dalam konteks yang luas.

Pdt. Merry Kolimon

Pdt. Merry Kolimon

Permintaan disampaikan oleh Pdt. Merry Kolimon pada acara diskusi soal berbagi kasih dalam perjuangan gereja menghadapi era globalisasi bersama panitia Paskah dan para peserta pawai khususnya peserta yang mendapat peran, di aula Sinode GMIT, Senin (7/3).

Menurut Kolimon, saat ini NTT khususnya Kota Kupang dihadapkan pada kondisi kehidupan yang darurat baik dari segi sosial, ekonomi, politik dan juga kendala lain seperti gagal tanam hingga gagal panen.

Untuk itu pada perayaan Paskah kali ini dapat dipahami dan dipelajari dalam konteks yang luas, guna dapat disampaikan melalui seruan sehingga semuanya dapat berjalan secara adil.

“Dengan kondisi yang darurat yang saat ini terjadi, maka saya berharap melalui perayaan Paskah kali ini kita semua bisa memberikan kesaksian melalui peran masing-masing pada pawai Paskah, agar dapat mendorong perubahan dalam kehidupan,” pintanya.

Kolimon mengatakan, kondisi yang darurat seperti yang terjadi saat ini menuntut keberanian dari semua jemaat untuk bagaimana bisa bergerak bersama untuk membawah perubahan.

“Paskah adalah sebuah pesan solidaritas Allah dan manusia, maka itu pesan Paskah ini harus dimaknai secara baik guna kondisi darurat yang terjadi bisa ada perubahan,” katanya. (lan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top