Animo Masyarakat Betun Berobat Gratis di Puskesmas Meningkat

BETUN, Kilastimor.com-Animo warga Kota Betun berobat di Puskesmas Betun dengan memanfaatkan pengobatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP Malaka cukup tinggi. Pada Mei lalu, Puskesmas Betun dikunjungi 1.384 pasien. Dari jumlah itu sebanyak 429 (31 persen) yang menggunakan jasa pengobatan yang dibayar pemerintah. Pada Juni dari total 1.625 pengunjung, sebanyak 629 (39 Persen) yang memanfaatkan jasa pengobatan yang dibayar pemerintah daerah itu. Dari jumlah yang ada terdapat kecenderungan meningkat pada bulan Juli tahun ini. Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Betun, Fritz Makbalin, kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (23/7).

Logo Malaka

Logo Malaka

Selama ini Puskesmas Betun selalu mensosialisasikan kepada setiap pengunjung yang datang agar memanfaatkan program pengobatan yang dibayarkan pemerintah daerah dengan hanya menunjukkan KTPN alamat Malaka.
Terlihat masyarakat sangat antusias menggunakan fasilitas yang disediakan pemerintah melalui program pengibatan gratis yang dibayarkan pemerintah.

Saat ini bilangnya, masyarakat Kota Betun sudah banyak mengetahui program pengobatan gratis dengan hanya menunjukkan KTPN. Pada bulan Mei program itu dicanangkan pasien yang berkunjung terkadang tidak membawa KTP dan setelah dijelaskan petugas mereka bergegas mengambil KTP dirumah atau mengurus KTP di Dispenduk bila belum memiliki KTP. “Kita juga sering berkoordinasi dengan dinas kependudukan untuk mengurus dokumen kependudukan,” paparnya.

Ketika ditanya wartawan terkait ketersediaan obat untuk pelaksanaan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas Betun, Makbalin mengatakan bahwa selama ini persediaan obat-obatan sangat memadai.

Kalau obat untuk kebutuhan puskesmas selalu ada dan belum pernah kekuranagan obat. Bahkan stok obat untuk emergency juga sudah disiapkan. Kalau untuk pelayanan dasar, tidak ada masalah karena semua fasilitas obat-obatab sangat berkecukupan.

Sampai saat ini tambahnya, pihaknya tetap sosialisasikan pentingnya KTP-e untuk memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang dibayar pemerintah Kabupaten Malaka sesuai kebijakan Bupati. “Kita berharap masyarakat yang membutuhkan pelayanan jangan ragu berkunjung ke Puskesmas Betun untuk mendapatkan pelayanan dasar yang dibayar pemerintah dengan menunjukkan KTP-e,” pintanya. (boni)

Komentar