Empat Desa di Malaka Tengah Diterjang Banjir

BETUN, Kilastimor.com-Empat desa di Kecamatan Malaka Tengah di wilayah Aintasi masing-masing Desa Naimana, Fahiluka, Lawalu dan Railor diterjang banjir. Luapan banjir itu berasal dari banjir bandang Benenain dan banjir kiriman dari Wedik di Betun. “Kita tetap waspada mengantisipasi semua kemungkinan yang terjadi di lapangan,” jelas anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Nasdem, Yoseph Ama Bere Seran kepada wartawan di Bolan, Kamis (14/7).

Banjir Sungai Benenain

Banjir Sungai Benenain

Disebutkan, pihaknya bersama pemerintah setempat, melakukan pemantauan di lapangan ternyata banjir bandang berasal dari dua sumber. Pertama dari Wedik-Betun mulai menerjang perkampungan dan lahan pertanian masyarakat sejak pagi hari tadi. Setelah itu sekitar jam 12.00 WITA banjir Benenain memasuki empat desa di Aintasi melalui Manubai-desa Naimana. Empat desa mulai digenangi air yakni desa Naimana, Fahiluka, Lawalu dan Railor. Sumber banjir Benenain membobol pada titik di Nataraen B di desa Naimana baru menyebar ke desa Fahiluka, Lawalu dan Railor.

Dilaporkan ketinggian air di badan jalan sekitar 50 cm dan dibawah badan jalan hampir satu meter. Rumah penduduk digenangi banjir banjir bandang sekitar 50 cm an. Hingga saat ini air belum turun sehingga masyarakat harus waspada semua kemungkinan yang terjadi.

Sekcam Malaka Tengah, Laurensius Bere kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua kades di Aintasi untuk memantau semua perkembangan banjir yang terjadi. Masyarakat harus waspada dengan banjir kiriman yang berpeluang terjadi pada malam hari nanti. Kita sudah meminta kepada seluruh kepala desa dan aparat desa disana untuk tetap siaga dan menyampaikan perkembangan banjir untuk diantisipasi lebih lanjut. Kita lihat dulu pergerakan banjir bandang. Kalau sudah reda kita akan memantau dampak banjir bandang bagi lahan pertanian dan ternak milik masyarakat. (boni)

Komentar