Sekda Kabupaten Kupang Lantik Empat Kepala Puskesmas. Paut: Bawalah Perubahan Dibidang Kesehatan

OELAMASI, Kilastimor.com-Empat Kepala Puskesmas masing-masing drg. Imelda Sudarmadji, Kepala Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah, Christiana Delince Long, Kepala Puskesmas Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Abdon Eduard Siki Sabuin, SKM, Kepala Puskesmas Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur dan dr. Marlion Anthonius Elim, Kepala Puskesmas Fatumonas, Kecamatan Amfoang Tengah, dilantik Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut, pada Selasa (1/11) di ruang rapat Kantor Bupati Kupang.

Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut lantik empat kepala Puskesmas.

Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut lantik empat kepala Puskesmas.

Hendrik dalam sambutannya, meminta kepada para pejabat yang baru dilantik, untuk memperhatikan karakteristik di masing-masing kecamatan. Hal ini menurut Hendrik, karena tidak semua orang beranggapan sehat itu penting. Untuk itu, diharapkan mampu untuk membawa perubahan diwilayah kerjanya, yakni dalam hal inj di bidang kesehatan.

“Saudara-saudara dianggap mempunyai pandangan kedepan dan mampu berinovasi untuk melakukan perubahan, yang tidak hanya pada tataran teori dan gagasan saja tapi harus bisa diimplementasikan,” jelas Hendrik.

Selain itu, Hendrik juga berharap, keempat kepala puskesmas yang baru saja dilantik, dapat menjadi pemimpin yang bisa tampil didepan, memberi contoh dan teladan, terutama mulai dari hal-hal yang kecil. Hendrik memberi contoh, dalam hal kedisiplinan kehadiran di puskesmas, agar sebagai pemimpin hadir lebih awal dikantor, agar menjadi contoh bagi pegawai bawahannya. Hal ini menurut Hendrik, agar tidak menjadi pemicu bagi pegawai lain untuk tidak bekerja dengan baik.

Untuk melakukam Inovasi, Hendrik membuka ruang bagi keempat kepala Puskesmas dan semua kepala puskesmas, agar memanfaatkan segala potensi sumber daya yang ada secara maksimal di setiap puskesmas yang ada. Dirinya berharap, setiap kepala puskesmas dengan leluasa berimprofisasi untuk melakukan inoveasi, demi inovasi di setiap puskesmas yang dipimpin.

Secara khusus, Hendrik menyoroti Kecamatan Kupang Tengah yang sering terjadi kejadian luar biasa (KLB) dan kasus gizi buruk. Dirinya meminta Kepala Puskesmas yang baru dilantik, agar bisa mengidentifikakasi dan memetakan area-area yang sering terjadi kasus-kasus tersebut sehingga bisa diantisipasi secara dini sebelum terjadi KLB. Hal senada juga, disampaikan Hendrik untuk puskesmas-puskesmas lainnya, agar juga cerdik menyikapi setiap kasus kesehatan yang sering terjadi di masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Hendrik meminta agar dilingkungan puskesmas dapat menjadi tempat media atau sarana belajar tentang hidup bersih dan sehat. Hal ini menurutnya, agar dapat mencirikan suatu lembaga kesehatan yang menjunjung tinggi hidup sehat, bagi masyarakat.
Hadir pula dalam acara ini, Asisten Administrasi Umum, Victoria Kana Hebi, Kepala Dinas Kesehatan dan sejumlah undangan lainnya. (qrs)

Komentar