10 Desember, Penyidik Polres Belu Serahkan Tersangka Balthasar Manek dan Antonius Setiawan ke JPU

ATAMBUA, Kilastimor.com- Proses hukum kasus korupsi SMKN Raihenek, Kobalima dengan tersangka Balthasar Manek akan memasuki babak baru.

Michael Ken Lingga

Michael Ken Lingga

Pekan depan, penyidik Tipikor Polres Belu akan menyerahkan Balthasar Manek selaku mantan Kepsek SMKN Kobalima, yang juga anggota DPRD Malaka saat ini, dan Antonius Setiawan, Direktur CV Serafim sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan peralatan laboratorium dan jasa konstruksi SMKN Kobalima beserta barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belu.

“Kita sudah koordinasi dengan Jaksa kemarin dan hari Senin ini akan kita koordinasi terakhir. Kemungkinan 10 Desember kita akan limpahkan segera dua tersangka, setelah itu akan kita bawa ke Kupang,” ungkap Kapolres Belu, AKBP Michael Ken Lingga melalui Kasat Reskrim Iptu Ricky Dally yang dihubungi, Jumat (6/01/2017).

Menurut Dally, terkait kasus korupsi sidang kedua tersangka Balthasar Manek selaku mantan Kepala Sekolah SMKN Kobalima yang saat ini menjabat Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Belu dan Direktur CV Serafim, Antonius Anton Setyawan selaku rekanan bukan di dilaksanakan wilayah hukum Polres Belu, tapi akan dilaksanakan di pengadilan Tipikor Kota Kupang.

“Hasil kerja keras penyidik Tipikor Polres Belu, dua berkas tersangka sudah dinyatakan P-21 oleh jaksa pada 22 Desember 2016. Sementara ini dijadwalkan untuk serahkan tersangka dan barang bukti,” ujar dia.

Lanjut Ricky, masih ada sejumlah kasus dugaan korupsi di wilayah hukum Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka yang diselidiki penyidik untuk ditindaklanjuti. Pihaknya akan mengutamakan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi yang saat ini sudah dikantongi hasil dan temuan BPKP. “Ada beberapa temuan kerugian negara berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP, karena itu kita akan tindaklanjuti secara satu per satu,” para dia.

Diharapkan, seluruh kasus-kasus yang menjadi tunggakan dari beberapa tahun tahun lalu bisa diselesaikan dalam tahun ini, sehingga penyidik bisa menangangi kasus-kasus dugaan tindak pidana korupsi lainnya.

Untuk diketahui, penyidik Polres Belu resmi menahan tersangka Balthasar Manek mantan Kepsek SMKN Kobalima dan Antonius Setiawan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada SMKN Koblima pada Minggu (4/12/2016) lalu. Hasil audit BPKP terhadap dana pengembangan SMKN unggul Kobalima proyek tahun 2012 lalu yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Subdit Direktorat pembinaan SMK dengan total dana senilai Rp 4.957.000.000 merugikan keuangan negara senilai Rp. 405.108.381. (yan)

Komentar