HEADLINE

Sadis…..!!! Usai Tebas Istri Hingga Tewas, Yulius Serang Anak Kandung dan Mertuanya di Wewiku. Pelaku Sempat Gorok Leher Sendiri

BETUN, Kilastimor.com-Yulius Sua, warga Dusun Wekbelar A, Desa Seserai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, NTT, tega menebas istrinya, Herlenci Tefa (33), berkali-kali dengan sebilah parang hingga tewas. Kejadian ini terjadi pada, Kamis (23/3).

Yulis tega menebas berkali-kali leher sang istri dengan sebilah parang hingga tulang leher korban remuk. Aksi ini bukan tak ada perlawanan. Karena menangkis tebasan itu, tangan kanan korban pun hampir putus. Selain itu, kepala Bagian belakang dan pipi korban pun tak luput dari tebasan pelaku yang membabi buta itu.

Inilah korban tebasan suami di Wekbelar, Wewiku, Malaka.

Inilah korban tebasan suami di Wekbelar, Wewiku, Malaka.

Mirisnya lagi, Aksi sadis yang dilakukan hanya berjarak sekotar 40 meter dari kediamannya itu, dilakukan di depan mata kedua anaknya yang masih sangat kecil, Ralti Sua (2) dan Rivan Sua (1). Bahkan, Rivan Sua pun turut menjadi sasaran ayahnya. Rivan mendapatkan luka sayatan pada bagian lengan kirinya.

Ayah kandung korban, Martinus Tefa sempat melihat aksi sadis pelaku. Mulanya ia menyangka ada kecelakaan kendaraan bermotor, sehingga ada orang yang berteriak minta tolong. Kaget bukan kepalang saat melihat yang berteriak minta tolong adalah anaknya sendiri. Lebih kaget lagi ketika melihat sang anak sudah berlumuran darah.

Tanpa pikir panjang, sang ayah langsung mengangkat batu dan melempari pelaku. Sayang, lemparannya meleset.

Pelaku yang melihat aksi Martinus langsung menyerangnya dengan parang. Martinus lalu coba berlari, namun sayang Martinus terjatuh.

“Saya posisi jatuh dan dia langsung ayun parang ke arah kepala. Saya coba tangkis dengan tangan kiri, tapi tetap kena bagian kiri kepala saya,” tutur Martinus.

Tak hilang akal, Martinus cepat bangkit berdiri dan berlari menuju Kantor Polsek Wewiku. Melihat Martinus yang sudah berlari meninggalkan dia, pelaku langsung mengejarnya melewati jalan pintas.

“Pelaku lari lewat jalan pintas menyusuri hutan jati. Pelaku tepa saya di depan kantor Desa Seserai,” kisah Martinus.

Saat melihat pelaku, Martinus lalu mengambil batu dan melempari pelaku. Entah takut atau tidak dengan lemparan itu, tapi pelaku lalu berlari menuju Kantor Polsek Wewiku. Martinus lalu mengikuti pelaku hingga ke kantor polsek.

“Pelaku sampai di Polsek Eewiku, mungkin mau menyerahkan diri. Tetapi tiba-tiba, dia angkat parang dan menggorok lehernya sendiri,” ujar Martinus.

Aksi nekad pelaku sontak membuat anggota Polsek Wewiku kaget. Anggota langsung mengamankan parang pelaku dan membawa pelaku ke Puskesmas Weoe dalam keadaan kaki dan tangannya diborgol.

Beruntung, nyawa Yulius berhasil diselamatkan usai mendapat pertolongan medis. Yulius mendapatkan jahitan untuk menutup luka sepanjang hampir 20 cm pada leher bagian kiri.

Anggota pun kemudian kembali, menjemput jenazah korban yang masih tergeletak dipinggir jalan dan membawa jenazah korban ke Puskesmas Weoe. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak Polsek Wewiku terkait motifnya. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top