HEADLINE

Kapolres Belu: Penangkapan Ini Karena Kita Tanggapi Laporan Masyarakat.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan berhasil menggagalkan penyelundupan BBM sebanyak 10 Ton ke Timor Leste pada, Sabtu (27/5) di beberapa titik sepanjang pantai Motaain, Desa Silawan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Barang bukti saat ini sudah dibawa ke Mapolres Belu, sedangkan pelaku belum diketahui.

Ini barang bukti BBM yang diamankan Polres Belu.

Ini barang bukti BBM yang diamankan Polres Belu.

AKBP Yandri Irsan menuturkan bahwa beberapa hari lalu, ia mendapat laporan dari masyarakat terkait rencana penyelundupan BBM ke Timor Leste. Menanggapi laporan itu, ia langsung menugaskan beberapa anggotanya untuk menyeliki beberapa titik yang diduga sebagai tempat penyelundupan.

Lanjutnya, setelah mendapatkan informasi yang valid, ia langsung berkoordinasi dengan Brimob dan Satgas Pamtas 712/WT untuk menyisir lima titik yang biasa dijadikan tempat penimbunan BBM subsidi yang siap dikirim ke Timor leste. Kelima titik itu berada di sepanjang pantai yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, tepatnya di Motaain, Desa Silawan.

Hasilnya penyisiran pun memuaskan. Operasi yang langsung dipimpin oleh Kapolres tersebut berhasil mengumpulkan BBM bersubsidi jenis Minyak Tanah dan Bensin sebanyak kurang lebih 10 ton.

AKBP Yandri Irsan menuturkan bahwa pelaku tak ditemukan di tempat kejadian. Karena itu kasus ini masih akan terus didalami. “Pelaku, sampai saat ini, belum diketahui, tapi kita akan dalami lagi, siapa yang menjadi penyandang dananya, siapa yang melakukan penumpukan itu”, ujarnya.

Ketika ditanyai soal ada mafia di balik penyelundupan BBM ini, Kapolres tak menafikan hal tersebut. “Perkiraan kita pasti ada karena minyak tanah tidak mungkin turun dari langit. Minyak tanah itu pasti dari orang-orang atau agen minyak tanah! Tapi nanti kita akan lihat regulasi pendistribusian minyak tanah tersebut di agen-agennya”, tegasnya.

Karena itu, Pokres Belu akan berkoordinasi dengan Pemda Belu dan pertamina terkait dengan para agen, baik yang memiliki ijin maupun tidak, mungkin ada rekomendasi dari pemda terkait BBM subsidi.

Barang bukti BBM.

Barang bukti BBM.

Sesuai dengan temuan polisi di lapangan, Kapolres menuturkan bahwa kegiatan penyelundupan ini sudah berlangsung lama. Hal ini dilihat dari adanya gubuk-gubuk kecil dan gudang-gudang tempat penimbunan BBM. Penyelundupan ini akan dilakukan dengan menggunakan sampan melalui jalur laut.

Beberapa waktu lalu, Kapolda meminta Polres Belu untuk membentuk Satgas BBM. Karena itu, AKBP Yandri Irsan telah menunjuk beberapa personilnya untuk menjalankan tugas itu.

AKBP Yandri Irsan berharap agar dengan dibentuknya Satgas BBM polres Belu dapat meminimalisir penyelundupan BBM ke Timor Leste. Tidak hanya itu saja, Satgas ini diharapkan juga mampu membongkar gerbong mafia BBM di Kabupaten Belu. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top