Mario Viegas Carrascalao Mangkat, Rakyat RDTL Berduka

DILI, Kilastimor.com-Kabar duka datang dari Dili, Timor Leste. Mario Viegas Carrascalao atau dijuluki juga sebagai “Manusia Segala Zaman” dikabarkan meninggal dunia. Menurut informasi yang dikumpulkan kilastimor.com, melalui sumber dari kota Dili, Jumat (19/5), Mario diduga meninggal akibat serangan jantung.

Mario Viegas Carrascalao.

Mario Viegas Carrascalao.

Dikatakan, sekira pukul 08:00 pagi waktu Dili, mantan Gubernur Timor-Timur (sekarang Timor Leste) itu, menyetir mobil sendiri keluar dari rumah. Dirinya mengalami serangan jantung saat menyetir dan mobil yang disetirnya tidak dapat dikendalikan, sehingga menabrak tembok pelabuhan kota Dili.

Gubernur Timor Timur periode 1982-1992 ini diduga meninggal akibat benturan keras di kepala dan perut. Setelah serangan jantung dan kecelakaan tersebut. Carrascalao mengalami koma hingga meninggal dunia.

Mario Viegas Carrascalao menjadi saksi hidup sejarah zig-zag negeri kecilnya yang dulu bernama Timor Timur. Lahir di Baucau 12 Mei 1937 silam, karir politik Mario memang penuh tikungan tajam. Ketika kolonialis Portugis menarik jemarinya dari pulau itu pada 1974, Mario adalah salah satu pimpinan partai Uniao Democratica Timorense (UDT), yang berseteru dengan Fretilin berhaluan kiri.

Belakangan, mereka terdesak secara militer, bersama pimpinan partai lain, Apodeti, dia menandatangani “Deklarasi Balibo” yang kontroversial yakni deklarasi integrasi Timor Timur dengan Indonesia.

Dia kemudian lebih dikenal sebagai Gubernur Timor Timur (1982-1992) setelah dua tahun sebelumnya, Sempat menjadi Wakil Tetap Republik Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai gubernur, Mario berhasil membujuk penguasa Jakarta agar menjadikan Timor Timur kawasan terbuka (1989), setelah selama bertahun-tahun menjadi wilayah darurat militer.

Setelah referendum yang dimenangi kelompok prokemerdekaan, Mario kembali ke Timor Timur. Menjadikannya simbol rekonsiliasi, Xanana Gusmao bahkan mengangkatnya menjadi Wakil Presiden CNRT (Dewan Perlawanan Rakyat Timor Timur).

Untuk diketahui bahwa, seperti pesan singkat Washapp yang diterima kilastimor.com dari Dili, disampaikan bahwa saat ini pemerintah Timor Leste sedang sibuk dengan dua even penting, yakni hari Restaurasi kemerdekaan dan pelantikan Presiden Fransisco Gutetres (Lu- Olo) pada Sabtu 20 Mei 2017 besok.

Setelah mendengar kabar duka ini, semua masyarakat Timor Leste sontak sedih, dengan menyampaikan kesedihannya melalui berbagai media sosial. Dikatakan, saat berita ini diturunkan tampak keluarga, kerabat, dan beberapa pimpinan juga pemerintahan mulai berdatangan di Rumah Sakit Guidi Valadares. (qrs)

Komentar