Jemaat GMIT Sion Oepura Gelar Kids and Youth Singing Contest

KUPANG, Kilastimor.com-Setelah kurang lebih 9 tahun vakum, jemaat GMIT Sion Oepura kembali menggelar Kids and Youth Singing Contest. Sementara Tema kontes menyanyi ini adalah Sion Generation Voice. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi (HRG), Yoas Umbu Wanda di sela-sela kegiatan ini berlangsung pada Kamis (8/6) di gedung Ibadah jemaat GMIT Sion Oepura.

Umbu Wanda mengatakan, kontes ini merupakan kelanjutan kegiatan panitia hari gerejawi, paskah dan pentakosta. Sedangkan terkait kontes ini, menurut Umbu Wanda, kontes ini berlangsung sejak tanggal 6-8 Juni 2017. Dimana dalam tiga hari kontes ini terdiri atas dua babak, yakni babak penyisihan digelar sejak tanggal 6-7 Juni 2017, sedangkan tanggal 8 Juni sendiri adalah Final dari kontes ini.

Umbu menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini, yakni selain untuk memperingati hari gerejawi, juga sebagai bentuk apresiasi untuk mengembangkan potensi, talenta dan bakat dari pemuda dan Persekutuan Anak Remaja (PAR) di Jemaat GMIT Sion Oepura.

Dilanjutkan, Panitia sendiri menargetkan juara yang diberikan adalah juara 1-3, tetapi animo jemaat yang sangat tinggi, sehingga akhirnya panitia bersama ketua majelis menyepakati untuk peserta memperebutkan juara 1-6. Peserta yang terdaftar dalam kontes ini menurut Umbu Wanda adalah berjumlah 23 orang.

“Jadi Awalnya panitia hanya mempersiapkan peserta memperebutkan juara 1-3 saja. Karena kami berpikir sudah kurang lebih 8-9 tahun kontes ini tidak di gelar lagi. Tetapi, setelah pendaftaran dibuka, animo dari jemaat sangat luar biasa, dan yang mendaftar mencapai 25 orang, tetapi dua orang mengundurkan diri, sehingga tinggal 23 orang. Hal ini menurut kami panitia, adalah sesuatu yang luarbiasa, sehingga kami akan terus gelar kontes seperti ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, peserta kontes ini terdiri atas dua kategori yaitu kategori Pemuda yang terdiri atas 10 orang peserta, dan kategori PAR 13 orang. Sementara sistem yang yang diberlakukan dalam kontes ini ada sistem gugur. Sehingga pada malam Final peserta yang tersisa adalah 9 orang dari kategori Pemuda dan 9 orang dari kategori PAR.

Sementara tim juri yang dilibatkan dalam kontes ini yakni Philip Yalla yang juga penyanyi Kota kupang, kemudian Gale Wila Dabo, penyanyi dan asisten manager hotel pelangi, serta Daud Djara Tari dari Dispora Provinsi NTT. Sedangkan lagu yang dilombakan terdiri atas Lagu wajib Permata hati, dan lagu pilihan Tuhan Punya Cara.
Hingga berita ini diturunkan, Final Kontes ini masih berlangsung di Gedung ibadah Jemaat GMIT Sion Oepura. (qrs)

Komentar