Esthon-Chris Daftar di PAN NTT

KUPANG, Kilastomor.com-Setelah pengambilan dan pengisian formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur, seperti diberitakan kilastimor.com sebelumnya, Pasangan Esthon Foenay dan Christian Rotok, akhirnya melakukan pendaftaran ke sekretariat DPW atau Rumah Partai Amanat Nasional (PAN) NTT. Pendaftaran pasangan Esthon-Chris ini dilakukan pada Kamis (15/6).

Pose bersama usai pendaftaran Esthon-Chris di PAN NTT.

Pose bersama usai pendaftaran Esthon-Chris di PAN NTT.

Disaksikan kilastimor.com, walaupun Esthon datang tanpa pasangannya, tetapi Esthon turun dengan kekuatan penuh. Hampir semua kader partai Gerindra dari semua kabupaten/kota di NTT, mendampingi dirinya mendaftar di PAN-NTT.

Salah seorang kader Gerindra, yang tidak ingin namanya disebutkan, mengaku, kehadiran hampir seluruh kader kabupaten/kota di NTT, merupakan bagian dari dukungan penuh kader Gerindra, terhadap pencalonan Esthon-Chris. Selain itu dikatakan, hal ini berhubung dengan adanya Rakorda Gerindra yang akan digelar pada tanggal 15-17 Juni 2017. Karenanya, hampir seluruh kader hadir di Kota Kupang, sehingga ikut hadir pada pendaftaran tersebut.

Esthon pada kesempatan ini, menjelaskan tentang berbagai komunikasi politik yang telah dibangun dengan PAN-NTT.  Dikatakan bahwa, dengan PAN pasangannya telah memenuhi beberapa persyaratan administrasi yang merupakan bagian dari pendekatan secara formal. Sementara itu, dalam komunikasi politik, pasangannya bersama partai Gerindra telah dilakukan pendekatan non formal. Terkait pendekatan non formal, dirinya menjelaskan bahwa awalnya telah disampaikan surat permohonan untuk menjadi mitra.

Esthon menambahkan baik pendekatan Formal maupun non formal yang  yang sudah dilakukan, menurunya bukanlah samata-mata merupakan pendekatan politik. Tetapi hal tersebut sebagai pendekatan kekeluargaan karena koalisi PAN dan Gerindra selama ini telah terjalin. Dijelaskan bahwa, PAN merupakan salah satu Partai yang dipandang oleh Gerindra sebagai Partai memiliki akses pembangunan di indonesia untuk kesejahteraan. Disisi lain, menurut Esthon, pasangan Esthon yakni Christian Rotok adalah  salah satu kader PAN.

“Kalau kita lihat, PAN ini sudah lama bermitra dengan Gerindra. Sehingga tidak heran bila nanti di Pilkada Gubernur nanti kedua Partai ini kembali berkoalisi. Tetapi tentunya kita akan kembalikan kepada mekanisme partai, yakni keputusan pimpinan pusat. Tetapi, Gerindra tetap melihat bahwa PAN adalah partai yang baik secara legislatif maupun Eksekutif telah terlibat dalam pembangunan dan mensejahterakan masyarakat,” ungkap Esthon.

Sementara itu, Sekretaris DPD NTT Partai Gerindra, Gabriel Bire Binna, pada kesempatan ini mengatakan menyampaikan tentang alasan Partai Gerindra memilih berkoalisi dengan PAN.  Menurutnya, dimata Gerindra, PAN itu sangat penting, karena history koalisi kedua partai ini di NTT. Dimana pada pilkada kabupaten ada beberapa daerah yang dimenangkan oleh koalisi kedua partai ini. Sehingga dirinya sangat yakin koalisi ini akan terjalin.

“Koalisi ini belum dikatakan final, karena masing-masing partai memiliki mekanisme, sehingga kita masih menunggu keputusan dari pimpinan pusat PAN. Tetapi, kita punya  sejarah sukses di beberapa daerah ketika kita berkoalisi. Sebut saja Belu, Manggarai, Sumba Barat, Flores Timur dan Kota Kupang dalam koalisi kita memenangkan Pilkada tersebut,” jelas Gabriel.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN NTT, Marthen Lenggu, kepada kilastimor.com mengatakan proses pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil oleh PAN belum final. Demikian juga, bakal calon yang akan diusung.

Sehingga PAN masih membuka kesempatan kepada paket yang lain untuk tetap melakukan pendaftaran di PAN. Terkait dengan penetapan Calon, Marthen mengatakan bahwa, keputusan untuk memastikan koalisi atau dukungan PAN untuk mendukung pasangan siapa, itu ditentukan oleh pimpinan pusat. Sedangkan pimpinan wilayah sendiri hanya menjalankan mekanisme yang ada di Partai. (qrs)

Komentar