HEADLINE

H-7 Idul Fitri, Pengusaha Kota Kupang Wajib Bayar THR

KUPANG, Kilastimor.com-Perusahan diminta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri bagi para pekerja pop, paling lambat H-7.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Goza Johanes kepada wartawan saat di temui disela- sela sidang paripurna DPRD Kota Kupang, Kamis (15/6).

Menurut Johanes, soal THR sudah sudah diatur dalam Permenaker Nomor 6 tahun 2016 tentang tunjangan hari raya keagamaan yang sudah menjadi kewajiban bagi semua perusahan untuk membayar kepada tenaga kerja yang dipekerjakan.

“Pembayaran THR sesuai dengan Permeneker kami juga tindaklanjut dengan instruksi walikota di bulan Juni dan di kirim ke perusahan guna wajib membayar THR kepada karyawan yang dipekerjakan tersebut,” kata Goza.

Goza menambahkan, sesuai ketentuan Permenekar ini pada pasal 5 ayat 4 jika tidak salah memuat minimal tujuh hari sebelum hari raya sudah harus dibayarkan, karena jika tidak maka akan dikenankan denda.

“Jumlah perusahaan saat ini yang wajib lapor sebanyak 1.000 lebih perusahan yang terdiri dari perusahan besar, menengah dan kecil yang ada di Kota Kupang ini yang harus wajib membayar THR bagi karyawan muslim yang dipekerjakan pada perusahan tersebut,” kata Goza.

Goza mengaku, dalam pembayaran THR ini sesuai dengan perhitungan upahnya yakni orang bekerja selama 12 bulan tanpa mendapatkan putusan hubungan kerja wajib mendapat satu kali gaji.Sedabg dibawah 12 bulan hingga tiga bulan bekerja juga ada perhitungannya yakni masa kerja di kali 12 bulan di kali upahnya yang wajib dibayarkan oleh perusahan.

“Terkait pemantaun pembayaran THR, kami berencana dalam waktu dekat.Karena kami musti sesuaikan dengan jadwal kepala daerah.Namun ubtuk sementara staf saya sudah turun ke lapangan memantaunua, sebab instruksi walikota ini sudah dibagikan ke perusahan-perusahan yang ada di kota ini,” ungkap Goza. (ify)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top