HEADLINE

Antusias Warga Batas RI-RDTL Buat Vokalis Cokelat Bangga

Puluhan ribu penonton di konser Jamrud-Coklat

ATAMBUA, Kilastimor.com-Animo masyarakat Indonesia yang berada di perbatasan dan masyarakat Timor Leste dalam konser Jamrud-Cokelat, pada Minggu (27/8) sangat luar biasa. Semangat para penonton ibarat sebuah magic tersendiri buat para personil Band untuk tampil di luar batas normalnya.

Sekitar 30 ribu lebih penonton dari Kabupaten Belu, Malaka, dan TTU serta serta ribuan wisman asal Timor Leste ikut memeriahkan konser bertajuk Wonderful Indonesia tersebut. Lapangan Simpang Lima pun tak mampu menampung penonton konser Jamrud-Cokelat yang diadakan oleh Kemenpar RI bekerja sama dengan Pemkab Belu itu.

Vokalis Band Cokelat, Jackline yang ditemui kilastimor.com di tenda artis mengatakan antusias masyarakat Atambua pada konser kali ini sangat luar biasa. “Keren sih teman-teman Atambua,” tutur Wanita bernama lengkap Jackline Rossy Natalia Mboeik.

Bagi Alumnus SMAN I Kupang ini, semangat para penonton ibarat magik bagi mereka. Magik itu menular ke dalam diri semua personil Cokelat.

“Semangatnya nyampe ke Cokelat, itu yang bikin kita nyanyi 14 lagi non stop. Semangatnya mereka pindahkan ke kami. Mereka ikutan nyanyi, nggak malu-malu, itu yang bikin senang bangat,” tutur vokalis band yang berdiri pada tanggal 25 Juni1996 dan sampai saat ini masih aktif dalam mewarnai panggung blantika musik Indonesia.

Bagi Jackline, konsernya kali ini merupakan sebuah apresiasi yang tertinggi yang pernah didapatnya dari para penonton. “Makasih bangat teman-teman di Atambua dan pihak penyelenggara konser ini,” ucapnya.

Jackline menuturkan, konser ini juga merupakan ajang pulang kembali ke kampung halaman. Melalui konser ini, dirinya bisa sejenak menengok sanak keluarganya yang berada di Kupang.

“Aku tu senangnya dobel-dobel karena habis manggung langsung balik ke Kupang, sengaja untuk lihat keluarga di sana,” tuturnya.

Sebagai salah satu band papan atas yang ikut meramaikan blantika musik Indonesia, Band Cokelat mengalami beberapa kali pergantian vokalis. Setelah vokalis pertama Kikan berpisah dengan Cokelat, Cokelat mengumumkan personel barunya yaitu Sarah Hadju, finalis Indonesian Idol Musim Keempat. Sang vokalis Siti Sabariah Hadju alias Sarah Hadju pun mengundurkan diri dari grup band ini dikarenakan ketidak cocokan Sarah dengan band ini. Setelah sarah mengundurkan diri, Tepat pada tanggal 14 Desember 2011, Jackline Rossy Natalia Mboeik resmi bergabung dengan Cokelat.

Perempuan yang berdomisili di Semarang itu, sebetulnya sudah akrab dengan dunia tarik suara. Jackline bercerita, masa kecilnya sudah akrab dengan dunia tarik suara karena sering diajak nyanyi di gereja. Saat di Semarang, pada 2004, wanita yang akrab disapa J bergabung bersama band Flavour. Mereka rajin tampil di acara-acara besar, sampai keliling Indonesia.

Di Jakarta, dia bergabung dengan band Boys & Friend. Mereka menjalani show dari kafe ke kafe. Dalam seminggu, kata J, Boys & Friend bisa manggung sampai lima kali. Konsep musik yang diusung saat itu akustikan. ”Saya memilih akustikan karena saya merasa nyaman aja,” jelasnya.

Memutuskan gabung di Cokelat, J merasa karier bermusiknya harus menanjak satu tangga lagi. “Teman-teman saya di Boys & Friend sangat mendukung saya. Mereka bilang saya harus maju berkarier di musik,” kata penyuka musik Stone Temple Pilots, itu.

Konser Jamrud-Cokelat di Atambua kali ini tak luput dari antusiasme ribuan wisman asal Timor Leste. J menuturkan bahwa wisman asal Timor Leste, walau berbeda negara, tapi mereka ikut menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia. Mereka ikut menyanyikan lagu bendera, bahkan lagu 17 Agustus Tahun ’45.

Konser Jamrud-Cokelat mau mengajarkan kita akan satu hal, batas yang membedakan dua negara tak mampu membendung rasa persaudaraan yang ada di antara masyarakatnya. “Biar berbeda negara, tapi kita tetap bersaudara!” ujarnya sembari tersenyum manis. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top