HEADLINE

Oknum Mahasiswa Diciduk Polsek Kelapa Lima karena Membeli Sepeda Motor Curian

AKP Didik Kurnianto

KUPANG, Kilastimor.com-Oknum mahasiswa disalah satu universitas ternama di Kota Kupang bernisial PDS (22) diciduk aparat Polsek Kelapa Lima, karena diduga membeli sepeda motor merk Honda Supra X 125 tanpa plat nomor dan dokumen kendaraan yang resmi dari seorang pemuda berinisial HK.
HK diketahui mendapatkan sepeda motor tersebut dengan cara yang tidak hahal (Curi-Red).

Oknum mahasiswa FKIP Georgafi yang diciduk Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kelapa Lima, Senin (25/9) sekitar pukul 12.30 Wita di Tugu Kasih, Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang itu mengaku, membeli sepeda motor tersebut hanya seharga Rp 4,5 juta dari HK.

Selain menangkap PDS, Tim Buser Polsek Kelapa Lima juga berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga hasil curian. Usai diciduk, PDS bersama barang bukti sepeda motor langsung digiring ke Mapolsek Kelapa Lima untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari hasil pengembangan, terungkap bahwa PDS membeli sepeda motor itu dari HK. HK kemudian diciduk di kediamannya kemudian digelandang ke Mapolsek Kelapa Lima.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho yang melalui Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto, Selasa (26/9) membenarkan adanya penangkapan sindikat pencurian sepeda motor (Curanmor) berinisial PDS dan HK.

“Berdasarkan laporan yang kita terima dari pelapor sekaligus korban, kita kemudian melakukan pencarian. Dan pada Senin (25/9), PDS berhasil kita tangkap bersama barang bukti satu unit sepeda motor. Saat dicek, sepeda motor yang ditampangi PSD tak ada dokumennya termasuk plat nomor. PDS dan HK sudah kita tahan di sel tahanan Mapolsek Kelapa Lima,” sebut mantan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota ini.

Mengenai penangkapan HK, Didik kronologiskan, usai menangkap PDS, pihaknya kemudian melakukan interogasi. Berdasarkan keterangan PDS, sepeda motor itu dibeli dibeli dari HK. “Saat ini kita masih terus lidik jaringan curanmor ini. Untuk sekarang, masih ada satu barang bukti yang berhasil kita dapatkan dari tangan PDS. Dan PDS membeli sepeda motor itu dari HK. Sementara HK mencuri sepeda motor itu diparkiran kampus dekat kantin,” ujar Didik.

Diterangkan juga, sesuai pengakuan korban, yang tidak disebutkan namanya, sepeda motor itu raib pada 11 Agustus lalu sekira pukul 12.00 Wita. Karena tak menemukan sepeda motornya, maka korban lalu membuat laporan kehilangan di Mapolsek Kelapa Lima. (crh)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top