HEADLINE

Ada Apa dengan Touring Komunitas Harley ke Atambua?

Komunitas Motor Harley ketika berada di PLBN Motaain, Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Puluhan Motor Harley yang tergabung dalam Harley Owners Group (HOG) asal Jakarta mengadakan Touring dari Jakarta dan tiba di Atambua, Kabupaten Belu dan langsung disambut oleh Bupati Willy Lay dan komunitas motor Harley Atambua pada, Rabu (18/10/2017). Namun, kedatangan rombongan HOG menuai kecurigaan dari masyarakat.

Rombongan HOG yang dipimpin sang koordinator HOG Letjen TNI Purn. Hady Waluyo (Mantan Pangkosrad, red) tersebut datang menggunakan 32 unit motor dengan jumlah 60 orang. Jumlah ini ditambah lagi 7 unit motor dari komunitas harley Atambua.

Setelah mereka beristirahat semalam di Atambua, mereka lantas melanjutkan perjalanannya menuju ke Dili Timor Leste melalui PLB Mota’ain pada, Kamis (19/10/2017).
Mereka berangkat ke Dili melalui PLBN Mota’ain, Desa silawan, Kecamatan Tasifeto Timur. Rombongan ini pun mendapat pengawalan dari UPF Timor Leste selama kegiatan touring menuju Dili RDTL. Direncanakan mereka akan bermalam di Timor Leste.

Selama ini, komunitas HOG bekerjasama dengan Organisasi Induk Central Java Chapter Indonesia untuk melakukan touring ke sejumlah wilayah di Indonesia. Selain melakukan touring, misi mereka adalah untuk mempromosikan potensi wisata di Indonesia dengan menangkap berbagai peluang investasi khususnya di sektor pariwisata.

Karena itu, dalam touring ke pulau Timor ini sasarannya adalah untuk mempromosikan obyek wisata yang terdapat di pulau Timor. Sedangkan, perjalanan mereka ke Timor Leste hanya sebagai sebuah kunjungan biasa dengan komunitas motor Harley yang ada di sana.

Misi perjalanan touring HOG saat ini sasarannya adalah pulau Timor yang bertujuan untuk mempromosikan obyek wisata yang terdapat di pulau Timor sedangkan tujuan ke Timor Leste adalah sebagai kunjungan biasa. Direncanakan rombongan ini akan kembali ke Jakarta pada, Minggu (22/10/2017) nanti.

Kedatangan para rombongan HOG ini sontak mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat. Hal ini dikarenakan, sudah beberapa minggu ini, masyarakat Belu dihebohkan dengan penggagalan penyelundupan 25 peti yang berisi mesin, rangka, bodi, dan ban motor Harley Davidson yang disembunyikan di dalam kontainer di Pelabuhan Atapupu, Kabupaten Belu (3/10/2017).

Peti-peti kemasn tersebut didatangkan dari Timor Leste melalui salah satu PLBN yang ada di Pulau Timor pada 23 September 2017. Direncanakan peti-peti kemas tersebut akan dikirimkan ke Surabaya. Sampai saat ini, pemilik barang-barang tersebut masih misterius. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top