EKONOMI

Disnak NTT dan Plan Internasional Gelar UPSUS SIWAB

Kegiatan UPSUS SIWAB di Maktihan, Malaka.

BETUN, Kilastimor.com-Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi NTT, bekerjasama dengan Plan International Indonesia-EU, menggelar kick off Upaya Khusus Semua Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB), di Maktihan-Kecamatan Malaka Barat, pada Rabu (4/10).

Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Propinsi NTT, Nadra, mengatakan program Peternakan Secara nasional dicanangkan Menteri Pertanian melalui program UPSUS SIWAB bertujuan untuk meningkatkan produksi Peternakan Masyarakat. Dimana melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (INKA), Provinsi NTT tahun 2017, ditarget sebanyak  25.965 ekor.

Selama ini menurutnya, Kabupaten Malaka sendiri, memiliki potensi pengembangan ternak yang bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan masyarakat di Kawasan Perbatasan negara  serta meningkatkan PAD. Selain itu pemerintah kabupaten sendiri,  telah berupaya dalam peningkatkan produktifitas dan populasi ternak di wliyah Malaka. Sehingga, melalui Kick off UPSUS SIWAB tersebut,  Dinak Provinsi dan Plan Internasional  mendorong masyarakat Malaka supaya bisa mensukseskan program UPSUS SIWAB dan program pemerintah Kabupaten dalam peningkatan produktifitas dan populasi.

Dirinya menambahkan, khusus untuk Malaka tahun 2017 ditingkatkan, targetkan IB sebanyak 150 ekor sapi  dan untuk kawin alam sekitar 2000-5000 ekor sapi betina. Dimana, ternak  normal  akan disuntik hormon agar birahi, dan setelah birahi baru diberi IB. Untuk bibit sendiri, menurutnya, dibawa  dari Kupang dan ditangani petugas terlatih.

Dalam kerjasama dengan Plan Internasional ini, Nandra berharap, masyarakat  diberikan pemahaman agar, menerima dan mendukung program UPSUS SIWAB tersebut.

Terkait potensi strategis Kabupaten Malaka saat ini, menurut Nandra, Kabupaten ini sendiri berada di daerah perbatasan RI dengan Timor Leste. Sehingga, memiliki peluang eksport, dimana masih dilakukan pengkajian oleh pusat terkait pasar potensial yang bisa dimanfaatkan.

Untuk itu, dirinya mengajak Plan Internasional dalam berbagai programnya, untuk tetap melakukan pendampingan dengan kelompok-kelompok masyarakat untuk program peternakan, terutama didalamnya, IB dan INK. Selain itu, dirinya mendorong untuk masyarakat tidak lupa menanam hijauan untuk pakan ternak.

Hadir dalam kesempatan ini, Livestock Specialist SCILD Project. Lembaga : Plan International Indonesia, Area Timor, Salomi Tabun. (qrs)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top