HEADLINE

Kabupaten Kupang Sudah Berhasil Lahirkan Tiga Daerah Otonom. Wabup: Kisah Ibu Kuat dan Tangguh

Wakil Bupati beri sambutan di HUT Oelamasi.

KUPANG, Kilastimor.com-Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Korinus Masneno, mengibaratkan Kabupaten Kupang, sebagai seorang ibu pertiwi yang indah, yang dalam kisah perjalanannya, dia sangat kuat dan tangguh. Dimana menurutnya, ibu ini telah berhasil melahirkan tiga orang anak.

Hal ini disampaikan Korinus Masneno, dalam sambutannya, pada saat pembukaan peringatan HUT ke-11 Oelamasi, tahun 2017. Kegiatan ini berlangsung di depan halaman Oelamasi, kantor Bupati Kupang, pada Rabu (18/10) siang.

Lebih lanjut dikisahkan, anak yang pertama adalah Kota Kupang. Anak  kedua yang dilahirkan adalah Kabupaten Rote Ndao. Dan, anak bungsu yang ketiga adalah Kabupaten Sabu Raijua. Dirinya berharap, mudah-mudahan anak yang keempat yang akan dilahirkan adalah Kabupaten Amfoang Jaya.

Ditambahkan, sesungguhnya ibu kota yang pertama ditempati oleh kabupaten Kupang adalah Kota Kupang, yang menurutnya sangat elok dipandang mata. Tetapi pada akhirnya harus diakui bahwa, sebagai seorang ibu pertiwi, harus rela menyerahkan rumah idamannya kepada anak sulungnya, yakni Kota Kupang.

Kemudian, sebagai ibu yang baik, wajib hukumnya untuk membangun rumah yang baru, untuk tumbuh berkembangnya anak yang baru kedepan.

Dirinya mengisahkan juga, walaupun ibukota kabupaten Kupang di Oelamasi, telah ditetapkan melalui Undang-undang 11 tahun silam, tetapi aktifitas pemerintahan baru berjalan di Kota Oelamasi kurang lebih tahun 2010 silam. Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah terobosan yang luar biasa seorang ibu pertiwi yang kuat dan tangguh.

Terkait HUT Kota Oelamasi, dirinya mengatakan bahwa, meniliki akan sejarah Kabupaten Kupang, maka menurutnya, perlu disyukuri. Dijelaskan ahwa, di masa silam, para pendahulu pemerintahan kabupaten Kupang, telah berpikir jauh kedepan. Dimana mereka telah menuangkan ide dan karya, bahkan hingga menunjuk lokasi Oelamasi sebagai ibu kota Kabupaten Kupang.

“Untuk itu, sebagai penikmat ibu kota Kabupaten Kupang yang pertama, perlu disadari bagaimana para pendahulu telah menitipkan agar Kabupaten Kupang ini  perlu kita bangun. Kita tidak boleh menyangkali dan pungkiri kota mini ini yang telah dititipkan kepada kita. Karena hanya ada satu tujuan yakni kita bangun kota ini menjadi lebih baik, hingga pelosok-pelosok desa,” tegasnya.

Untuk itu dijelaskan, pentingnya merayakan HUT Kota Oelamasi, sebagai ajang refleksi atas apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan. Tentunnya ada banyak persoalan yang ada dibelakang di depannya yang perlu diselesaikan. Tetapi perlu dilakukan sebuah perumusan untuk melihat dan membenahi kota Oelamasi sebagai pusat pemerintahan Kab. Kupang ke depan.

Kepada para peserta pameran HUT Kota Oelamasi dan peserta lomba, dirinya mengharapkan banyak hal. Korinus  berharap,  agar menjadikan semua moment pelombaan dan kegiatan yang ada  sebagai ajang belajar untuk memahami diri, memahami capaian pembangunan yang juga akan dipamerkan dalam kegiatan HUT tersebut. Tetapi juga menurutnya, HUT Kota Oelamasi, juga menjadi ajang untuk membangun moral bangsa ke depan.

Diakhir sambutannya, Korinus mengingatkan bahwa, sebagai seorang yang tangguh, tentunya tetap konsisten dalam mewariskan  Kota Oelamasi kepada generasi selanjutnya. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh pemerintahan Kab. Kupang, masyarakat dan stakeholder yang lainnya untuk bergandengan tangan membangun kota Oelamasi sesuai dengan apa yang telah dicita-citakan oleh para pendahulu sebelumnya. (qrs) 

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top