HEADLINE

Pena Batas RI-RDTL akan Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Grafiti

Yohanes Berchmans Nahak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dalam rangka memperingati HUT Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL, Pengurus akan menggelar lomba menulis karya tulis dan grafiti bagi warga Kabupaten Belu. Kedua Lomba yang dibalut dalam tema “Sumbang Gagas untuk Rai Belu” tersebut dimaksud untuk mengajak semua masyarakat Belu menyumbangkan pendapat dan gagasannya lewat menulis dan berkarya.

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Yohanes Berchmans Nahak kepada awak media, pada Kamis (12/10) mengatakan bahwa kegiatan lomba grafiti memberi kesempatan kepada individu atau komunitas untuk berkreasi menyumbangkan gagasan untuk membangun Rai Belu.

“Kita memberikan kesempatan kepada masyarakat Belu untuk menyumbangkan gagasannya melalui menggambar dan menulis,” tutur pria yang akrab disapa Mans ini.

Lomba Grafiti direncanakan akan dilaksanakan Selasa, 24 Oktober 2017. karena itu, pendaftaran lomba grafiti sudah dimulai sejak tanggal 12 sampai dengan 24 Oktober 2017. Untuk peserta lomba grafiti diwajibkan untuk mengikuti technical meeting yang akan dilaksanakan sehari sebelum perlombaan. “”Tidak ada pungut biaya pendaftaran. Pesertanya boleh perorangan atau kelompok. Kalau kelompok, maksimal 5 orang,” ujarnya.

Sedangkan, lomba karya tulis memberi kesempatan kepada pelajar, mahasiswa dan umum untuk menyumbangkan gagasannya melalui tulisan. Mans menjelaskan bahwa tulisan yang dikirimkan merupakan tulisan original dan bukan hasil plagiat. Tulisan tersebut juga belum pernah dipublikasikan melalui media apapun.

Lomba menulis karya ilmiah yang hanya diikuti oleh perseorangan tersebut dituntut untuk berisikan gagasan atau ide kreatif dan inovatif yang menawarkan solusi atau mengantisipasi suatu persoalan pembangunan yang sedang terjadi di Kabupaten Belu saat ini.

“Judul tulisan bebas dengan menjabarkan tema Sumbang Gagasan untuk Rai Belu,” jelasnya.

Tulisan dikumpulkan melalui email pena_batas@yahoo.com. Selain itu, tulisan dapat dikumpulkan langsung ke Kantor RRI Cabang Atambua dan Kantor Radio Favorit Atambua. Pengumpulan naskah dilakukan mulai 12 sampai dengan 22 Oktober 2017.

Lomba menulis ini memberikan kesempatan kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk menyumbangkan gagasan mereka. Sedangkan untuk lomba grafiti, hanya ada satu kategori saja. Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 28 Oktober 2017 bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Mengenai hadiah lomba, Mans menyebutkan, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp 9.000.000 ditambah trophy. “Untuk semua peserta tetap mendapatkan piagam penghargaan karena telah ikut menyumbangkan gagasannya bagi Rai Belu,” tuturnya.

Ketua Pena Batas RI-RDTL, Fredrikus Royanto Bau mengatakan, Kabupaten Belu sebagai teras depan Bangsa Indonesia yang berbatasan langsung dengan Timor Leste sangat membutuhkan sumbang Gagas dan pikiran dari banyak komponen untuk sebuah kemajuan pembangunan, baik dari segi fisik maupun non fisik.

Sinergitas dan kerja kolaborasi merupakan kunci agar semua agenda pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai ekspektasi.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moril dari para jurnalis yang ada di Kabupaten Belu, maka Pena Batas RI-RDTL mengadakan lomba menulis dan grafiti untuk menghimpun gagasan masyarakat demi kemajuan Rai Belu.

Pria yang akrab disapa Edy ini berharap agar melalui lomba yang akan melibatkan generasi muda Belu ini, dapat tergali ide dan gagasan yang sekiranya bermanfaat untuk kemajuan Belu. “Semoga bisa menggugah pemuda-pemudi di Kabupaten Belu untuk mengenang Hari Sumpah Pemuda yang akan diperingati pada 28 Oktober 2017 mendatang,” pungkasnya.

“Ini sebuah kesempatan bagi kita semua untuk ikut ambil bagian dalam menyumbangkan gagasan dan ide untuk membangun daerah tercinta, Rai Belu,” tuturnya (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top