EKONOMI

UPSUS-SIWAB Kabupaten Kupang Dongkrak NTT Peringkat 5 Nasional

Proses IB di Kabupaten Kupang.

OELAMASI, Kilastimor.com-Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS-SIWAB) di Kabupaten Kupang, mendongkrak Provinsi NTT mencapai peringkat 5 Nasional. Dari peringkat yang diperoleh, dipastikan Provinsi NTT memasuki zona hijau dari target nasional.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Robert Laha, melalui Sekretaris Dinas Peternakan Kab. Kupang, Bambang Permana, pada Senin (2/10) di ruang kerjanya.

Bambang didampingi Kabid Perbibitan dan Produksi, Deny M. Tadoe, kepada kilastimor.com, menjelaskan, pemerintah pusat melalui program Swasembada Pangan, sejak Maret 2017 lalu telah mengupayakan ketersediaan Sapi Bunting untuk keberlanjutan Swasembada pangan tersebut.

Upaya tersebut dilakukan melalui UPSUS-SIWAB. Dalam program tersebut, secara nasional ditarget UPSUS-SIWAB sebanyak 4 juta akseptor atau sapi. Dari target nasional tersebut, NTT sebagai provinsi ternak dijatah 158.600 akseptor. Adapun dalam merealisasikan UPSUS-SIWAB, terhadap akseptor dilakukan Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (INKA).

Bambang menambahkan, Kabupaten Kupang, yang menjadi barometer dari NTT sebagai provinsi ternak, dari 158.600 akseptor, mendapat jatah 43.200 akseptor. Dari jatah tersebut, disebutkan Bambang, ditargetkan IB sebanyak 23.200 akseptor dan INKA sebanyak 20.000.

Bambang menambahkan, dari target nasional yang diberikan kepada provinisi NTT, saat ini realisasinya telah mencapai 87,66%. Dari hasil yang dicapai tersebut, Bambang optimis bahwa akhir tahun 2007, Kabupaten Kupang bisa mendongkrak NTT hingga target 100 persen. Sedangkan untuk Kab. Kupang sendiri, diperkirakan melebihi 100 persen, karena selain target nasional, Kabupaten Kupang,  memiliki target sendiri.

“Kita di Kabupaten Kupang sendiri dalam realisasi UPSUS-SIWAB, memiliki target tersendiri. Sehingga, saat ini bisa mendongkrak secara nasional  provinisi NTT pada peringkat 5, karena saat ini realisasinya telah NTT telah mencapai 87,66 persen. Kami optimis bahwa akhir tahun 2007, Kab. Kupang bisa mendongkrak NTT hingga target 100 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Kupang sendiri, diperkirakan melebihi 100 persen,” ungkap Bambang.

Sementara itu, Kabid Perbibitan dan Produksi, Deny M. Tadoe, pada kesempatan tersebut menambahkan, tentang hasil yang dicapai UPSUS-SIWAB di Kabupaten Kupang. Dimana menurutnya, target yang diberikan, hingga saat ini, berdasarkan data yang dimiliki oleh bidangnya, INKA telah melebihi target. Dijelaskan, tercatat data 30 September 2017, INKA mencapai 40.410 aseptor dari target 20.000. Sedangkan IB sendiri, saat ini telah mencapai 28.096 aseptor dari jatah 43.200 akseptor.

Deny mengungkapkan, tentunya hasil yang dicapai saat ini merupakan kerja keras dari tim yang telah dibentuk. Untuk itu, dirinya secara pribadi memberikan apresiasi kepada 7 tim yang telah melakukan IB dan INKA di 24 kecamatan di Kab. Kupang. (qrs)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top