HEADLINE

Warga Silawan Serahkan Dua Pucuk Springfield kepada Satgas Pamtas RI-RDTL

Wargas Silawan serahkan senjata kepada TNI

ATAMBUA, Kilastimor.com-Alfonso Dearrucu (57), salah seorang warga Dusun Beilaka, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu menyerahkan dua pucuk senjata api jenis Springfield secara sukarela kepada Danpos Damar II Yonif Raider 712/Wt, Serka Richard Indryanto pada, Selasa (24/10/2017).

Mulanya, pada hari Senin (23/10/2017), Pratu Yossy Frenly dan Pratu Bambang Purnama yang merupakan anggota Pos Damar II melakukan pelayanan kesehatan Door To Door kepada masyarakat di Dusun Beilaka. Saat itu, Pratu Yossy Frenly mengunjungi rumah Alfonso Dearrucu yang merupakan salah satu pasiennya untuk mengecek kesehatan beliau.

Sebelumnya, Alfonso mengalami infeksi pada luka di kakinya. Saat kunjungan itu, Alfonso mengatakan bahwa kesehatannya sudah pulih dan infeksi lukanya pun telah sembuh.

Karena melihat ketulusan hati para anggota Yonif Raider 712/Wt saat merawatnya, Alfonso pun memberitahukan bahwa beliau masih menyimpan 2 pucuk senjata api jenis Springfield. Selama ini, Alfonso tidak berani menyerahkan kepada para petugas karena takut akan dihukum.

Mendengar hal tersebut, Yossy Frenly segera menghubungi Danpos Damar II, Serka Richard Indryanto tentang informasi yang didapatnya. Tanpa pikir panjang, Serka Richard bersama dua orang anggotanya langsung berangkat menuju rumah Alfonso. Tujuannya untuk meyakinkan Alfonso agar bersedia menyerahkan dua pucuk senjata tersebut.

Ketika tiba, Serka Richard disambut dengan baik oleh Alfonso dan keluarganya. Serka Richard pun tak ingin membuang waktu lagi, dia langsung memberikan penjelasan dan meyakinkan Alfonso agar mau menyerahkan senjatanya.

Setelah mendengar penjelasan dari Serka Richard, Alfonso mengambil 2 pucuk senjata api jenis Springfield yang disimpan di rumahnya, lalu diberikan kepada Serka Richard. Alfonso menyerahkan senjata karena merasa simpati dengan kepedulian dan perhatian anggota Pos Damar 2 di bidang kesehatan melalui pelayanan kesehatan Door To Door serta dengan tulus mengajarkan kerajinan tangan kepada masyarakat maupun siswa-siswi di sekolah Desa Silawan.

Setelah penyerahan senjata tersebut, Danpos Damar 2 mengucapkan terima kasih kepada Bapak Alfonso Dearrucu atas kesadaran beliau yang telah menyerahkan senjata tersebut secara sukarela. Beberapa saat kemudian, Serka Richard mohon pamit untuk kembali ke Pos.

Setelah sampai di pos, Serka Richard melaporkan hasil penyerahan senjata tersebut kepada Dankipur 1 Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt, Kapten Inf Endra Eko Fitrianto. Dansatgas pun segera memerintahkan Dankipur mengamankan senjata yang ada di pos Damar II untuk segera dibawa ke Mako Satgas.

Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui sejarah senjata jenis Springfield. Sejak tahun 1777, pada saat George Washinhton menginstruksikan pembentukan gudang senjata di Springfietd, yang menjadi dasar terbentuknya Springfild Armory pada tahun 1794 yang sekarang ini banyak menyuplai kebutuhan senjata khususnya di Amerika. Senjata Springfild 1838 ini digunakan dalam perang kemerdekaan AS, perang sipil Amerika dan perang Meksiko-Amerika.

Sejata Springfild 1839 dengan jenis musket ini menggunakan munisi yang disebut bola minie dengan ukurab kaliber 0,69. Kisaran jarak tembakan efektif antara 59-100 meter dan mematikan dengan jarak 250 meter. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top