HEADLINE

Gelar Pelatihan, GSC Semau Selatan Hasilkan 4 Media Komunitas

Para peserta pelatihan menunjukan media komunitas yang berhasil ditulis.

OELAMASI, Kilastimor.com-Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) di Kecamatan Semau Selatan menggelar pelatihan Media Komunitas. Pelatihan ini dilakukan bagi para pemantau, kader posyandu, dan para kepala desa di kecamatan Semau Selatan. Pelatihan ini digelar di Aula Kantor Camat Semau Selatan pada Selasa (21/11), dan Kegiatan ini difasilitasi oleh wartawan kilastimor.com.

Mengawali kegiatan ini, Fasilitator GSC Kecamatan Semau Selatan, Yes Lay menjelaskan tentang keberadaan program ini di Kecamatan Semau Selatan. Dirinya menjelaskan bahwa GSC masuk di kecamatan Semau selatan sejak 2009.

Dimana menurutnya, dalam kerja-kerjanya, GSC mendapatkan  dukungan penuh dari berbagai pihak di Kecamatan tersebut. Dukungan tersebut, datang dari pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Para pemantau di tingkat desa, bahkan masyarakat desa sendiri. Selain itu, dirinya juga menyebutkan, dukungan penuh juga datang dari pihak puskesmas dan sekolah-sekolah yang ada di Semau Selatan.

Terkait dengan pelatihan tersebut, Yes mengungkapkan, pelatihan tersebut merupakan upaya penyebarluasan informasi tentang GSC di Kecamatan Semau Selatan. Dalam penyebarluasan informasi tersebut perlu diketahui berbagai teknik-teknik yang dilakukan. Sehingga, melalui pelatihan tersebut, para peserta di latih untuk belajar menulis berita atau cerita terkait berbagai potensi yang ada di desanya masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Semau Selatan, Leksi Pong, pada pembukaan kegiatan ini menyampaikan beberapa arahan bagi peserta pelatihan. Dirinya mengatakan bahwa, menulis itu sesuatu yang baik, tetapi lebih baik, jika dibuatkan sebuah media.

Menurutnya, media yang praktis yang saat ini berkembang di masyarakat adalah media komunitas masyarakat. Dimana, media komunitas masyarakat merupakan media yang dalam bentuk koran desa, news letter, majalah dinding, dan lain sebagainya, merupakan upaya untuk pemenuhan informasi bagi masyarakat di desa.

Dirinya berharap, melalui pelatihan tersebut, para peserta dapat menyampaikan informasi tentang kesehatan dan pendidikan, bagi masyarakat di desa. Dirinya berharap, dengan belajar menulis, para peserta mampu mengekspose berbagai potensi yang ada di desa, sehingga dapat diketahui oleh semua orang.

Dirinya menjelaskan bahwa, dalam proses pembangunan pendidikan dan kesehatan, pemerintah selalu melibatkan media untuk penyebarluasan informasi. Sehingga, melalui pelatihan tersebut, dilevel desa, dapat juga dibangun kerjasama dengan media. Tetapi dirinya lebih berharap agar di setiap desa, dapat membuat sebuah media komunitas.

“Perlu diketahui, dalam program nasional, pemerintah selalu mendukung dan menyentuh langsung masyarakat. Tetapi apakah program-program tersebut sudah ada peningkatan atau belum.  Ada berbagai cara untuk kita tingkatkan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan, yakni mulai dari pola hidup sehat dan cerdas.  Tetapi itu dibangun, jika  tidak ingin menyebarluaskan informasi bagi masyarakat luas. Jadi, pelatihan media komunitas ini, merupakan bagian dari upaya penyebarluasan informasi,” jelasnya.

Disaksikan, dalam pelatihan ini, peserta berhasil menulis berbagai potensi yang ada di desa mereka masing-masing. Para peserta dibantu dengan 6 unsur dalam menulis, yakni pola 5 W dan 1 H. Selanjutnya, dalam diskusi kelompok, para peserta berhasil membuat 4 buah media komunitas sederhana. Keempat media komunitas tersebut, Media Komunitas Namnau, Media Komunitas Sehati, Media Komunitas Sehat dan Media Komunitas Boablingin.

Pemantau GSC Desa Uiboa, Melki Bui pada kesempatan ini mengatakan bahwa, dirinya sangat senang, karena mendapatkan ilmu yang sangat berharga. Dirinya sangat mengerti teknik menulis dengan sangat praktis, karena penyampaian materi yang disertai dengan praktik yang semakin membuka wawasannya untuk menulis. Selain itu, dirinya sangat dibantu dengan pola 5 W dan 1 H yang sudah dipelajari, Sehingga, dirinya berkomitmen untuk bisa mengembangkan Media Komunitas tersebut di desanya.

Hadir dalam kegiatan ini, 19 peserta dari pemantau, kader posyandu, dan para kepala desa dari enam desa di kecamatan Semau Selatan. (qrs) 

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top