HEADLINE

Kang Heru Mendongeng Bagi Para Pengajar dan Anak PAUD Kabupaten Belu di Hari Dongeng Nasional

Kang Heru ketika mendongeng dihadapan anak PAUD.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Nasional, salah satu pakar mendongeng Indonesia, Kang Heru, mengajarkan bagaimana mendongeng yang baik bagi para pengajar PAUD Kabupaten Belu di Aula Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Selasa (28/1/2017).

Pantauan media ini, antusias para pengajar dan anak-anak PAUD sangat tinggi. 300-an orang memenuhi ruangan dari dari target 150 orang yang diundang. Akibat dari peserta yang membludak membuat sebagian peserta harus rela berdiri di luar ruangan untuk menyimak bagaimana Puguh Herumawan, begitu nama lengkap Kang Heru, mendongeng.

Anak-anak begitu serius mengikuti dongeng yang dibawakan oleh Kang Heru. Mereka harus berteriak histeris ketakutan ketika Kang Heru menirukan suara serigala yang datang ingin menangkap seekor ayam. Mereka semua ikut berbaris ketika pasukan ayam datang menolong salah seekor temannya yang nyaris ditangkap oleh serigala. Anak-anak sontak bertepuk tangan kegirangan ketika serigala lari ketakutan melihat parade pasukan ayam yang datang ingin menyerangnya.

Kang Heru, pendiri Rumah Dongeng Nasional, berhasil mengalihkan perhatian anak-anak pada dirinya. Ada pesan moril yang disampaikan dengan cara sederhana kepada anak-anak. Ini hanya salah satu cara menyampaikan pelajaran kepada anak-anak usia dini untuk selalu diingat.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt, Letkol Elvino Yudha Kurniawan kepada awak Media mengatakan kegiatan yang diadakan bersifat stimulus bagi anak-anak. Baginya merupakan sebuah proses alamiah bagi seorang anak untuk banyak belajar melalui cerita-cerita dongeng.

“Kegiatan mendongeng ini, manfaatnya sangat banyak tidak hanya mengembangkan kemampuan berbahasa anak dengan mendengarkan struktur kalimat, tetapi juga dapat merangsang imajinasi dan kreativitas serta dapat memperkenalkan ide-ide yang baru,” terang Elvino.

Elvino menuturkan bahwa dengan mendongeng, anak-anak akan semakin dekat dengan pengasuhnya. Melalui mendongeng, anak-anak mendapat banyak pesan moril.

“Kalau kita lihat perkembangan anak zaman sekarang, itu tidak seperti zaman anak-anak dahulu, pola pendidik dan pengasuh, tapi dari sini pendekatan kita dengan anak bisa cepat dan daya tangkap bisa cepat,” ujarnya.

Kegiatan mendongeng ini bertajuk, “Mari Bersama Kita Mencintai Indonesia dan Mencerdaskan Anak Bangsa di Wilayah Perbatasan RI-RDTL”. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt tersebut bekerja sama dengan Pemkab Belu, Save The Children, dan KPK bagian Komisi Pemberantasan Korupsi Sejak Dini.

Kegiatan mendongeng ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Dongeng Nasional dengan menghadirkan pendongeng Kak Heru dan Kak Safira. Selain itu, jelas Elvino, kegiatan ini juga sebagai salah satu budaya bangsa yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan.

Turut hadir dalam kegiatan dongeng tersebut, Wadansatgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt, Danramil 01/Kota, Perwira mewakili Polres Belu, para guru dan orang tua PAUD serta undangan lainnya.

Sementara itu, Sekretaris P & K Kabupaten Belu, Frans R. Mali, mengapresiasi kegiatan mendongeng yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wt. Dikatakan, kegiatan mendongeng ini sangat penting, kedepan pihaknya sebagai dinas pendidikan berpikir untuk kegiatan ini terus dilaksakan di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Belu.

“Kalau bisa disetiap awal semester dimulai dengan kegiatan seperti ini (dongeng) sehingga para siswa bisa memaknai,” pungkasnya.

Dia berharap melalui pendidikan anak usia dini yang baik, anak-anak bisa membawa perubahan bagi Kabupaten Belu di hari-hari mendatang.

“Generasi muda sekarang tentunya sangat penting untuk jangka panjang. Kita berharap, semoga anak-anak bisa lebih berakhlak dan berbudaya sebagai anak Belu,” pintanya. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top