HEADLINE

LPPA Mitra Childfund Gelar Aksi Orang Muda untuk Perlindungan Anak di Kobalima

Anak-anak dengan poster stop kekerasan terhadap anak-anak

BETUN, Kilastimor.com-Lembaga Pengembangan Perlindungan Anak( LPPA) Mitra Childfund wilayah dampingan Malaka, melakukan aksi orang muda untuk perlindungan anak dan stop kekerasan terhadap anak di Kecamatan Kobalima, Sabtu (25/11/2017).

Kegiatan tersebut melibatkan sekira 1.000 anak-anak Sekolah Dasar, SMP dan SMA di dua desa yaitu Desa Lakekun dan Lakekun Utara, Kcamatan Kobalima, Kabupaten malaka.

Kegiatan yang bertemakan “Akhiri Kekerasan dan eksploitasi terhadap anak tersebut dimulai dengan jalan santai dari pertigaan Cabang Welaus kemudian finis lapangan Sulama Kada.

Koordinator Umum LPPA Malaka, Belu dan TTU, Mikhael Riu Tae ketika dikonfirmasi menjelaskan, aksi yang dilakukan ini untuk menyuarakan suara anak-anak, dalam hal ini tolak kekerasan terhadap anak, sebab menganggu psikologi dan motorikh anak, serta menciptakan kampung ramah anak.

Mikhael mengatakan sebelumnya sudah melakukan survei dan mencari isu terkait kekerasan terhadap anak dan penganiaayaan terhadap anak di Kabupaten Malaka, dan akhirnya pihaknya memutuskan dua desa tersebut menjadi lokasi aksi.

“Kegiatan ini diakhiri dengan aksi menyuarakan suara anak-anak untuk mencegah kekerasan terhadap anak di masyarakat maupun di ingkungan sekolah,” imbuhnya

Ia juga menambahkan, sudah banyak kekerasan terhadap anak dan mudah terjadi. Walaupun tidak ada data tertulis tetapi fakta di lapangan benar-benar ada.

“Mari kita akhiri kekerasan terhadap anak di Kabupten Malaka, sebab anak masa depan bangsa,” pintanya

Camat Kobalima, Fransiskus Teti Nahak, yang ikut hadir dalam kegiatan ini mengatakan, pihaknya mengapresiasi acara ini. Karena itu pihak terlibat.

Kedepan harapnya, LPPA Mitra Childfund melibatkan masyarakat luas dalam hal ini anak-anak dan orang muda untuk ikut mengambil bagian dalam aksi stop kekerasan terhadap anak.

Sementara itu, Siswi SMA Welaus Benedikta Paula Da Cruz, yang ikut dalam aksi tersebut mengemukakan, pihaknya mendukung hal ini karena anak-anak adalah harapan bangsa dan anak adalah aset negara. Anak tambahnya, ingin hidup bebas dan terus berkembang. Tetapi tentunya dalam tuntunan dan bimbingan orang tua.

Ia juga berterimakasih untuk LPPA Mitra Cildfund Yang telah mensponsori menyuarakan suara anak Malaka khususnya di Kecamatan Kobalima.

Siswa SMP Sulama Kada, Yuliana de Fatima Cardoso mengutarakan, pihaknya berharap orang tua memperhatikan anak dengan memberi keyamanan dan perlindungan.

Hal serupa juga juga di sampaikan siswi Kelas 4 SDK Welaus, Trinity Girlani Bau. Dia menyuarakan stop kekerasan terhadap anak-anak, sebab anak berhak mendapat hidup yang layak.

Terpisah, Ketua Forum Orang Muda (FOM) Litamali, Oktavianus Seldi Berek menuturkan, anak adalah tunas-tunas bangsa yang perlu dipersiapkan secara matang untuk menghadapi masa depannya.

Sebab itu hak-hak anak harus dipenuhi karena ini bagian kewajiban orang tua, masyarakat dan pemerintah, karena hak anak tidak lepas hak asasi manusia. (pisto)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top