HEADLINE

Penyidik Tetapkan Dua Orang Tersangka Kasus Pengeroyokan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Belu

AKBP Yandri Irsan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Polres Belu menetapkan dua orang tersangka kasus pengeroyokan Kasi Intel Kejaksaan Negri Atambua, Chales Hutabarat dan Jaksa David Sintong Manulang oleh Anggota Satpol PP Kabupaten Belu. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan, pada Minggu (12/11/2017).

AKBP Yandri Irsan mengatakan, Kedua pelaku yang telah di tetap sebagai tersangka berinisial FK dan DAAK.

Dia menegaskan kasus ini masih terus dikembangkan lagi. Masih ada kemungkinan pelaku-pelaku lain lagi.

Sebelumnya diberitakan boleh media ini bahwa Kasi Intel Kejaksaan Negeri Atambua, Charles Hutabarat dan Jaksa, David Sintong Manulang dikeroyok oleh sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Belu, pada Kamis (9/11/2017) saat menghadiri acara syukuran sambut baru di Rumah Heribertus Mau Tes di Fatubanao B, Kelurahan Fatubanao, Kecamatan Kota Atambua.

Saat itu, kedua instansi diundang untuk mengikuti acara syukuran sambut baru di rumah Heribertus Mau Tes. Charles Hutabarat bersama beberapa orang stafnya datang ke tempat acara sekitar pukul 17.00 setelah selesai melaksanakan beberapa tugas kantor. Karena menghargai undangan tersebut, Charles bersama stafnya tidak sempat mengganti pakaian dinas yang mereka kenakan sejak pagi hari.

Kejadian bermula saat salah satu Provos Satpol PP berseragam lengkap, Firmus Koli, menggoda Putri, salah seorang staf Kejaksaan Negeri Atambua di saat sedang makan di acara sambut baru tersebut. Karena sudah keterlaluan, Putri pun berhenti makan dan langsung pamit pulang pada Charles bersama staf lain yang duduk sedikit terpisah darinya. Saat beranjak dari tempat duduknya, Putri terus diikuti oleh sang provos sambil menarik-narik baju bagian belakang Putri.

Sesampai di dekat Charles, Putri pun langsung mengadu ke David yang duduk bersebelahan dengan Charles. Melihat Putri yang terus digoda, David pun menegur sang provis dengan berkata, “jangan begitu bang Malulah… kita sama-sama menggunakan seragam”.

Tak puas dengan teguran itu, sang provos langsung memegang kepala David sambil berujar, “santai aja bro”. David pun langsung menepis tangan sang provos. Melihat kejadian tersebut, Chales langsung menegur keras sang provos.

“Kita tegur, lalu dia pegang-pegang kepalanya david. Saya berdiri dan sampaikan bahwa tidak sopan. Lalu, Pol PP itu bilang siapa kau, saya bilang saya Jaksa. Dia langsung datang dan menyerang kita,” tutur Charles.

Melihat pertengkaran itu, beberapa orang anggota Satpol PP datang menyerang Charles dan David secara membabi buta. Beberapa anggota Satpol PP memegang memegang Chales dari belakang dan beberapa lainnya menyerang dari depan. Penyerangan itu sempat mendapat perlawanan dari Charles dan David.

Tuan Pesta, Heri Mau Tes, Yang merupakan salah satu pimpinan Satpol PP berusaha menegur para anggotanya. Namun, teguran itu tak didengarkan oleh para anggotanya.

Setelah kejadian tersebut mampu dileraikan oleh masyarakat, Charles bersama anggotanya langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polres Belu. Pelaku lanjut Charles diduga lebih dari 5 orang dan dengan kejadian ini dirinya mengeluh rasa sakit di bagian leher dan di perut bagian atas. “Kita minta proses hukum para pelaku. Diduga lebih dari lima orang,” pintanya. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top