HEADLINE

PRSI NTT Akan Gelar Pelatihan Bagi Pelatih dan Wasit

Logo PRSI

KUPANG, Kilastimor.com-Dalam rangka memperluas pengetahuan tentang pelatihan teknik olah raga renang kepada pelatih, guru renang, maupun khalayak umum maka, Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) NTT akan menggelar pelatihan.

Bila tak ada aral pelatihan dua hari ini rencananya akan digelar di Hotel Naka pada 11-12 November 2017. Pelatihan ini bertajuk “Pelatihan untuk Pelatih dan Wasit Olahraga Renang Kategori C”. Hal ini disampaikan ketua seksi humas dan publikasi, Conny Tiluata, kepada kilastimor.com, pada Jumat (10/11).

Conny menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilatar belakangi potensi yang dimiliki oleh provinsi NTT, dalam hal ini sumber daya perenang. Dikatakan NTT secara geografis merupakan provinsi kepulauan, yang mana karakteristik geografisnya  dikelilingi oleh perairan. Dimana orang dengan mudahnya belajar dan bisa berenang, sehingga renang seyogianya merupakan olahraga yang dikuasai oleh warga NTT.

Namun, sayangnya olahraga renang belum menjadi perhatian masyarakat banyak, maupun pemerintah. Saat ini, sedikitnya even olahraga renang yang diselenggarakan sesuai dengan standar baku yang ditetapkan oleh FINA (Federation Internationale de Natation, International Swimming Federation) dan PRSI.

Walaupun demikian, menurut Conny, dalam beberapa even tahunan, seperti olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN), sangat tampak bahwa kebanyakan peserta maupun pelatih dari berbagai wilayah belum mengetahui teknik dasar renang, peraturan perlombaan, maupun kostum renang yang baku. Karena itu, banyak sekali peserta terpaksa mengalami diskualifikasi akibat kesalahan gerakan pada saat perlombaan. Selain itu, Minimnya perlombaan juga disebabkan masih sedikitnya orang yang mengerti bagaimana sebuah perlombaan renang harus dilakukan dan sesuai dengan standar PRSI dan FINA.

“Meskipun demikian, animo masyarakat maupun sekolah terhadap olahraga renang ini meningkat. Dimana, ditandai dengan selalu adanya peserta renang dalam banyak perlombaan resmi seperti O2SN,” jelasnya.

Dijelaskan juga, untuk meningkatkan kualitas perenang, pertama kali yang harus dilakukan adalah memperluas pengetahuan tentang teknik renang baku yang menjadi standar FINA kepada masyarakat, terutama dikatakan, guru olah raga yang selama ini menjadi tulang punggung berbagai cabang olahraga termasuk renang. Selain itu, untuk meningkatkan jumlah perlombaan, maka sumber daya manusia yang mampu untuk melaksanakan perlombaan perlu diperbanyak, agar terjadi kompetisi yang sehat, jujur, adil dan transparan.

Adapun manfaat dari pelatihan ini adalah  lebih kepada memberikan pengetahuan dasar teknik peraturan olah raga renang dan penyelenggaraan perlombaan olah raga renang yang sesuai dengan standar PRSI dan FINA. Juga, peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat pelatihan pelatih dan wasit PRSI kategori C. (qrs)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top