HEADLINE

Sekda TTS: Penataan Ruang Terbuka Hijau tidak Terintegrasi dengan Baik

Marthen Selan

SOE, Kilastimor.com-Penataan Ruang terbuka hijau khususnya jalur dua depan kantor Bupati TTS tidak terintegrasi dengan baik. Hal ini dikatakan oleh Sekda TTS Marthen Selan, kamis (23/11/2017) di ruang kerjanya ketika menjawab pertanyaan media terkait pekerjaan hamparan tanah hitam di jalur dua.

Menurut Marthen penanaman pohon sepanjang jalur dua adalah program Badan Lingkungan Hidup Daerah sementara untuk pembatas jalan adalah Dinas Pekerjaan Umum. Jadi ini salah di perencanaan sehingga saya mau katakan bahwa penataan Ruang terbuka Hijau tidak terintegrasi dengan baik antara dinas terkait yaitu BLHD, PU dan Bappeda namun pasti ada perencanaan lanjutan.

Terkait pekerjaan yang sedang berjalan yaitu hamparan tanah yang dikeluhkan masyarakat yang melintas didepan jalur dua yang tidak adanya pembatas jalan sehingga dikhawatirkan tanah akan meluber ke badan jalan yang bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan, Pria yang baru dilantik menjadi sekda bulan lalu ini mengatakan, dirinya sudah perintahkan agar pekerjaan tersebut dihentikan sementara dan jika dilanjutkan harus memakai pembatas sementara berupa batu untuk menahan tanah sambil menanti perencanaan lebih lanjut.

Sementara itu Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah TTS tidak berada dikantor ketika hendak di konfirmasi begitu saat dihubungi via telepon juga tidak merespon.

Untuk diketahui pekerjaan hamparan tanah hitam disepanjang jalur dua depan kantor Bupati dikeluhkan banyak pengendara yang melintas karna tidak adanya pembatas sehingga tanah meluber ke badan jalan dan licin saat hujan dan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan. (erik)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top