EKONOMI

11 Hektare Tanaman Jagung di Alkani Diserang Hama Ulat

Yustinus Nahak

BETUN, Kilastimor.com-Hama ulat daun menyerang sekira 11 Ha tanaman jagung di Desa Alkani, Kecamatan Wewiku sejak dua minggu terakhir.

Hama ulat ini memakan daun jagung hingga nyaris habis.
Hal ini diungkapkan kepala desa Alkani, Kecamatan Wewiku, Emanuel Bria kepada media ini, Rabu ( 20/12/2017) di ruang kerjanya.

Dirinya mengaku mendapatkan banyak keluhan dari warga terkait serangan hama ulat daun tersebut. Oleh sebab itu, dirinya langsung turun ke kebun warga untuk melihat dampak serangan hama ulat tersebut.

“Saya sudah turun ke kebun warga yang terserang hama ulat daun tersebut. Daun tanaman jagung nyaris habis dimakan ulat daun. Hal ini membuat petani khawatir jika tanaman jagungnya akan mengalami gagal panen akibat serangan ulat tersebut,” ungkap Emanuel. 

Ketika ditanyakan apakah sudah ada petugas dari pertanian yang datang, Emanuel mengaku hingga saat ini belum ada petugas dari dinas pertanian yang turun ke lokasi. Petugas PPL baru mengetahui serangan hama tersebut saat dirinya menginformasikan hal tersebut. Ia berharap dinas pertanian bisa secepatnya mengatasi serangan hama ulat tersebut agar tidak menyebar semakin luas.

“Kita berharap dinas pertanian bisa secepatnya mengatasi serangan hama ulat ini. Apa lagi jagung merupakan salah satu komoditi RPM yang merupakan program unggulan Pemkab Malaka,” pintanya.
Albertus Seran, salah seorang warga Desa Alkani yang lahan tanaman jagungnya diserang hama ulat daun berharap dinas pertanian bisa segera bertindak mengatasi serangan tersebut. Pasalnya, hampir satu hektar lahan tanaman jagungnya menjadi korban serangan hama ulat,” ungkapnya.

Dia berharap segera ada jalan keluar untuk mengatasi serangan hama ulat ini.
Terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak ketika dikonfirmasi terkait serangan hama ulat di desa Alkani mengaku sudah memerintahkan stafnya untuk turun ke desa Alkani. Selain melihat dampak serangan hama ulat, petugas yang turun juga akan mengukur luasan lahan yang diserang hama ulat bulu.

“Saya sudah mendapat informasi tersebut dan staf saya sedang ke lapangan. Saya masih tunggu laporannya. Kita akan mengatasi serangan hama ulat ini agar tidak meluas,” tukasnya. (adhi)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top