HEADLINE

KIP RI Diskusi Publik di Unwira Kupang

KIP RI di Unwira Kupang

KUPANG, Kilastimor.com-Menjelang akhir tahun Komisi Informasi Publik Republik Indonesia menggelar Forum Diskusi Publik dengan tema “Mendorong Percepatan Implementasi Keterbukaan Informasi Publik”. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WITA di Aula Kampus Utama Universitas Katolik Widya Mandira ini dipandu oleh Ernesta Uba Wahon, SH, MH yang adalah Dosen tetap Fakultas Hukum Unwira.

Disaksikan media ini kegiatan seremonial diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan sambutan. Pada kesempatan yang pertama sambutan oleh Rektor Unwira Kupang, P. Philipus Tule, SVD, Ketua Komisi Informasi Pusat RI,Tulus Subardjono, dan sambutan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo NTT Ir. Stefanus I. Ratoe Oedjoe, MT sekaligus membuka kegiatan diskusi publik ini.

Rektor Unwira dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak KIP RI yang telah memilih Unwira Kupang dalam kegiatan Diskusi Publik ini. Kegiatan ini menjadi kegiatan akhir tahun juga merupakan “Kado Natal” dari KIP RI kepada Unwira, kiranya kerja sama Unwira dan KIP RI tetap berjalan lancar dan diharapkan pula kegiatan hari ini bisa berjalan dengan baik.

Tulus Subardjono Ketua KIP RI dalam sambutannya mengatakan ucapan terima kasih kepada pihak Unwira yang telah menerima kami dalam menyukseskan kegiatan akhir tahun ini. Disampaikan bahwa jumlah komisioner KIP RI yang datang di Unwira berjumlah tujuh orang. Selain itu tujuan kedatangan kami ke NTT untuk memberikan informasi sekaligus menggali informasi agar secepatnya dibentuk KIP di Daerah NTT.

Selanjutnya dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakan Kadis Kominfo NTT Ir. Stefanus Ratoe Oedjoe mengungkapkan kerinduan akan adanya cabang Komisi Informasi Pusat di Nusa Tenggara Timur karena dari semua provinsi yang ada di Indonesia tinggal 4 Provinsi yang belum memiliki kantor cabang KIP di Daerah salah satunya Daerah tercinta Provinsi NTT. Semoga kegiatan ini mengakomodir kebutuhan masyarakat NTT akan hal ini.

Selanjutnya pada kegiatan Diskusi Publik dipandu oleh Urbanus Hurek dengan pembicaranya adalah Romanus Ndau Lendong, (Komisiiner KIP RI) P. Eduardus.Dosi, SVD (Akademisi Unwira) dan Anwar Pua Geno (Ketua DPRD Provinsi NTT yang diwakili oleh Emanuel Kolfidus, S.Pd.

Pemaparan materi dan diskusi berlangsung hingga pukul 13.00 ini berjalan dengan baik dan disimak serius oleh peserta yang berjumlah 80-an orang dari berbagai kalangan mahasiswa se Kota, Kupang, organisasi kemahasiwaan, dan beberpa masyarakat NTT yang turut hadir.

Pada sesi tanya jawab, salah satu dari lima Penanya, Marsel robot yang adalah Dosen Ilmu Komunikasi Undana menanyakan beberapa hal satu di antaranya adalah hingga saat ini bagaimana eksistensi KIP RI melalui kegiatan nyata dan peran lembaga seperti apa dalam menyikapi Hoax yang masih dianggap sebagai tantangan dan potensi Noise sebagaimana dalam materi yang disampaikan.

Menanggapi hal itu, Komisioner KIP RI Romanus Ndau Lendong yang adalah putera daerah NTT mengungkapkan sejauh ini nomenklatur KIP bisa dikatakan kurang “seksi” karena ketika berbicara mengenai KIP maka masyarakat langsung berpikir tentang Kartu Indonesia Pintar, namun sejauh ini kami selalu giat melakukan kegiatan dan rutinitas yang semuanya diatur dalam Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Peraturan Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2010 Tentang standar Pelayanan Informasi publik.

Mengenai Hoax sejauh ininkita selaku giat menggandeng elemen elemen masyarakat dan lembaga lembaga yang ada terkhusus kita membantu peran Komisi Penyiarah indonesia ( KPI) karena melawan Hoax sejatinya adalah tugas KPI namun sebagai masyarakat Indonesia juga sebagai lembaga kami terpanggil juga untuk memeranginya. Kami berharap masyarakat Indonesia unumnya dan masyarakat NTT khususnya bergandeng tangan memerangi hoax dan dihataokan pula masyarakat bisa menginsumsi informasi informasi yang bersumber jelas.

Pantauan media ini, kegiatan diskusi berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan santap siang bersama Komisioner dan peserta Diskusi publik di Aula tersebut dengan suasana keakraban dan kekeluargaan. (dinho)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top