HEADLINE

Rombongan SMP Wanibesak Dilempari, Dua Siswa Luka-luka

Inilah siswa yang merupakan korban pelemparan yang tengah dirawat.

BETUN, Kilastimor.com-Naas menimpa rombongan SMPK St. Gabriel Wanibesak yang terdiri siswa dan siswi bersama 4 orang guru, usai berekreasi di Pantai Loodik, Senin lalu.

Sesuai kronologi kejadian, setelah menikmati pantai indah Loodik, rombongan menumpangi dua truk bertolak dari Pantai Loodik Sekitar pukul 16.00 WITA.
Dalam perjalanan pulang tepatnya menyeberang Jembatan Beistaek, di Dusun Beistaek, Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, rombongan dilempari batu.

Salah Seorang Guru pendamping murid-murid menjelaskan, setelah melewati jembatan Beistaek, kebetulan dipinggir jalan ada tenda duka sehingga sopir truk mengurangi kecepatan. Tiba tiba ada seorang pemuda dengan ciri-ciri badan kecil, tinggi dan rambut gimbal, keluar dari meubel langsung melempar kayu dan batu ke arah mobil.

Akibatnya beberapa dia, batu mengenai anak muridnya, Marianus Bere. Korban mengalami luka robek dipelipis kanan. Sementara kondektur Sirilius Mau mengalami luka robek dibagian belakang kepala, dan satu lagi, Yanurianus Geradus Seran luka pada kepala. Kedua siswa kini duduk di kelas tiga SMP di SMP St. Gabriel Wanibesak.

Terpisah, kapolsek Weliman, Yisuf ketika dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada pukul 17.30 WITA Di Dusun Besitaek Desa Umalawain.

“Kita baru saja menerima laporan polisi dari korban. Untuk sementara kita masih selidiki pelaku pelemparan itu, sudah ada beberapa nama yang kita kantongi untuk dimintai keterangan, jika terbukti akan kita tindak tegas dan proses sesuai hukum yg berlaku,” ungkapnya.

Ia berharap Keluarga Korban dari Wanibesak Desa Lorotolus Kecamatan Wewiku, tetap menjaga keamanan dengan tidak mengambil tindakan lain, percayakan pada pihak kepolisiaan untuk mengusut tuntas kasus ini. (adhi teiseran)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top