HEADLINE

Rumah Baltasar Taek di Bonibais, Malaka Dirusak Massa. Korban Bantah Katai Romo

Ini rumah Baltasar Taek yang dirusak massa.

BETUN, Kilastimor.com-Rumah Baltasar Taek, Warga Dusun Sonaf, Desa Bonibais Kecamatan Laenmane, Kabupaten Malaka dirusaki massa, pada Minggu (10/12/2017) sekira pukul 6:00 WITA.

Ista Taek anak kandung Baltasar Taek yang ditemui media ini mengatakan, tidak mengetahui alasan apa sehingga rumah mereka dirusaki massa. Pasalnya hari ninggu kemarin tepat pagi, pihaknya sekeluarga sedang bersiap diri untuk ke gereja.

Tiba-tiba katanya, rumah dilempari batu, dan massa mulai berdatangan sehingga seisi keluarga yang berada didalam rumah, terpaksa lari keluar untuk menyelamatkan diri.

“Massa yang datang kurang lebih 100 orang, ada yang mengenakan pakaian gereja dan celana pendek, masa datang dengan batu dan kayu langsung melempari rumah kami, dan paksa masuk kedalam rumah lalu merusaki semua barang yang ada didalam rumah. Adapun barang2 yang dirusaki yakni, dua buah kulkas, dua buah sepeda motor, satu buah speaker aktif, satu buah televisi, sofa, dan satu ekor ternak babi langsung dibunuh didalam Kandang,” sebutnya.

Terpisah, Leander Taolin yang adalah tokoh adat wilayah setempat mengatakan, sebelum kejadian, ada perkataan yang menyinggung dari Ibu Elisabeth Bete istri dari Baltasar Taek terhadap Rm. Simon Opat, Pr yang merupakan Pastor Paroki Rafau.
Hal itu membuat Romo merasa tersinggung dan pergi meninggalkan gereja.

Terpisah, Ny. Elisabeth Bete ketika dikonfirmasi media ini, membantah jika dirinya dituduh mengeluarkan kata-kata kotor terhadap romo.

“Saya ini orang tua, rumah saya pas dibelakang gereja dan saya anggota Legio Maria, sangat tidak pantas kalau saya mengeluarkan kata-kata kotor terhadap romo. Apalagi saya ini orang katolik, saya berani bersumpah bahwa saya tidak singgung romo. Kalau ada yang mengatakan bahwa saya marah dan usir romo itu tidak benar, itu bahasa provokasi yang mau mengadu domba,” ungkapnya dengan nada kesal.

Ia menambahkan saat ini ia bersama suami dan anak-anak mengamankan diri di Atambua, karena merasa trauma dengan kejadian hari Minggu kemarin.

Kapolsek Laenmane, Mikhael Kaka menghimbau agar masyarakat disekitar Desa Bonibais tetap menjaga situasi sehingga tidak terjadi aksi-aksi susulan. “Kita berharap masyarakat Desa Bonibais tetap menjaga pola tutur dan tindakan sehingga situasi tetap kondusif,” ungkapnya. (adhi teiseran)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top