EKONOMI

Bawang Merah jadi Sumber Pendapatan Warga Tanah Merah, Desa Nulle, TTS

Inilah bawang merah hasil pengembangan warga Nulle.

SOE, Kilastimor.com-Bawang merah sudah menjadi komoditas ekonomi, yang bukan hanya punya nilai jual tapi sudah menjadi sumber utama pendapatan setiap tahun bagi warga Tanah Merah di desa Nulle, Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten TTS.

Hal ini diungkapkan, Yusak Defretes seorang warga yang petani bawang yang sudah bertahun-tahun menanam bawang merah dan sudah merasakan hasilnya untuk memenuhi segala kebutuhan.

Lebih lanjut Yusak mengisahkan, bawang merah di wilayah Tanah Merah sangat cocok dan ditanam saat musim hujan. Sekira dua bulan kemudian sudah bisa dipanen.

Cara kerja yang mudah dan cepat untuk mendapatkan uang katanya, membuat warga ramai-ramai menanam bawang ketimbang jagung karena cepat dan hal sudah dilakukan bertahun-tahun.

Habel Faot mengatakan hal yang sama. Bawang merah sudah menjadi sumber utama pendapatan keluarga dan saudara-saudaranya, yang mana selalu bergotong royong dalam bekerja.

“Kami bangun rumah dan sekolahkan anak dari hasil tanam bawang, walaupun tiap tahun hasilnya beda seperti tahun ini. Hampir semua kena serangan hama tapi tetap masih ada hasil dan kami bersyukur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nulle, Oscar Selan kepada media mengatakan, bawang merah sudah menjadi sumber utama pendapatan dan membantu perekonomian warga, dan untuk mengisi lumbung sebagai persediaan makanan, maka setelah panen bawang warga kemudian menanam kacang-kacangan dan ubi jalar maupun singkong. Artinya tanah tidak dibiarkan kosong.

Untuk diketahui wilayah Desa Nulle sangat cocok untuk menanam bawang merah yang biasa ditanam musim hujan dan panen dua bulan kemudian yang hasilnya biasa dibawah ke Pasar Inpres Soe bahkan Kupang, Atambua dan Kefa. Bahkan untuk tahun ini beberapa kelompok tani menjual ke Ambon. Setiap tahun hasilnya berkisar ratusan ton. (erik)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top