HEADLINE

FH Unwira Kupang Gelar Pekan Peradilan Semu di Kampus

Mahasiswa FH Unwira pose bersama usai sidang semu.

KUPANG, Kilastimor.com-Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) diakhir semester ganjil tahun ini kembali menggelar pekan Peradilan Semu di kampus utama Unwira Jalan A. Yani, Merdeka, Kupang.

Peradilan semu yang merupakan salah satu kegiatan pendukung proses belajar mengajar di Fakultas Hukum Unwira Kupang dikemas rapi sebagaimana peradilan sesunguhnya.

Kegiatan peradilan semu di fakultas Hukum Unwira terbagi dalam beberapa pengelempokan sesuai konsentrasi ilmu hukum masing-masing pada program studi ilmu Hukum yaitu Konsentrasi Hukum Pidana, konsentrasi Hukum Perdata, konsentrasi Hukum Tata Usaha Negara dan Konsentrasi Hukum Internasional.

Disaksikan langsung oleh media ini, kelompok konsentrasi ilmu hukum pidana dibawah binaan Dosen mata kuliah Praktek Peradilan Rudolfus Tallan, SH, MH, ini mengawali pekan peradilan semu pada hari Senin 29/12/2018 pukul 18.00 sampai 23.00.

Adapun kasus yang diangkat dan dipraktekan sebagaimana peradilan sesungguhnya adalah perkara pidana No: 21/Pid.Sus-TPK/2017/PN.Kpg yang telah berkekuatan hukum tetap.

Adapun mahasiswa yang mengambil bagian dalam praktek peradilan semu konsentrasi ilmu hukum pidana tersebut adalah: Bernadinus Mali sebagai Hakim Ketua Majelis, Riko Bastian Sebagai Hakim Anggota I, Charly Nokas Sebagai Hakim Anggota II, Patricio Alvin Talok sebagai Jaksa Penuntut Umum, Trivonia Mau sebagai Penasehat Hukum, Januaria Odilia Ulu sebagai Panitera Pengganti, Leonardus Bili Sanjaya sebagai Terdakwa dan dibantu oleh 13 saksi.

Pantuan media ini, kegiatan peradilan semu berlangsung begitu seru sebagaimana peradilan sesungguhnya.

Rudolfus Tallan, SH, MH yang ditemui media usai kegiatan berakhir mengucapkan terima kasih kepada semua mahasiswa yang telah berperan aktif dalam kegiatan yang telah berlangsung.

Rudolf sapaan akrabnya dalam kesempatan yang sama menginformasikan bahwa tahun ini merupakan tahun yang ketujuh dirinya mengampuh mata kuliah praktek peradilan.
Selain itu Rudolf yang adalah Koordinator Penghubung Komisi Yudisial Wilayah NTT ini mengatakan, Peradilan semu selain merupakan wujud pengsinergian antara teori dan praktek dalam program studi ilmu hukum di Unwira, kegiatan ini juga mendidik mahasiswa FH Unwira dalam pengaplikasian ilmu hukum dalam bentuk praktek penanganan permasalahan permasalahan hukum, sesuai dengan peran pendidikan tinggi yang dikenal dengan nama tri darma Perguruan Tinggi, Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada masyarakat.

Rudolf yang juga adalah mantan Ketua Senat mahasiswa Fakultas Hukum Unwira ini juga mengungkapkan sasaran dilakukan peradilan semu ini.

“Sebagai sasaran utama dari kegiatan ini adalah, mahasiswa dibekali sejak dini untuk mengetahui proses beracara dalam hukum dengan benar sesuai prosedur baik dalam teori maupun praktek, sehingga di kemudian hari jika ada yang berprofesi sebagai Hakim, Jaksa, Panitera Pengganti atau Pengacara, maka hal hal yang substansial dan prosedural sudah mahasiswa kuasai,” katanya.

Diinformasikan bahwa peradilan semu mahasiswa konsentrai ilmu hukum perdata dibawah Dosen binaan Fransiska O. Da Santo, SH.MHum dan Ernesta U. Wahon, SH.MHum yang akan berlangsung beberapa hari kedepan, dan peradilan semu mahasiswa konsentrasi ilmu Hukum Tata Usaha Negara di bawah asuhan Dr. M.Theresia Geme, SH.MH yang akan berlangsung beberapa hari kedepan dalam pekan yang sama. (dinho mali)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top