HEADLINE

IBI: Bidan di Malaka Harus Pegang Etika dan Profesional

Kegiatan IBI Provinsi NTT.

BETUN, Kilastimor.com-Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi NTT
menyelengarakan Kegiatan MIDWIFERY UPDATE BAGI BIDAN TAHUN 2018 selama tiga hari mulai dari 12-14 2018 di Aula Susteran RSPP Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Jumat, 12/1/2019.

Penasehat IBI sekaligus sebagai Fasilitator Untuk IBI Provinsi NTT Is Punpenawani ketika ditemui usai memberikan materi mengatakan bahwa, kegiatan inovasinya dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI), kegiatan yang benar-benar Inovasi, Kegiatan dari pusat jakarta sampai ke Provinsi, dan dijabarkan disetiap kabupaten untuk mengupdate lagi pengetahuan maupun konpotensinya bidan, karena mereka sudah ada STRnya itu seperti sim untuk kerja sudah selesai untuk 2017 dan 2018, dan sebelum mereka ada urus STR nya itu kita perlu mengasa konpeatesi mereka.

Is melanjutkan, kegiatan selama tiga hari ini, kita benar-benar full memberikan materi kepada pesertanya semua bidan yang sudah habis STR nya dan yang akan mau Regestrasi untuk mengurus kembali STR atau simnya.

“Kita perlu back up mereka punya pelayanan sehinga kita bisa menerbitkan SKnya karena bidan yang tidak memiliki STR maka bidan tidak boleh bekerja, dan PPJS juga tidak mau dibayar kalau bidan-bidan tidak memiliki STRnya,” jelasnya

Dirinya menambahkan sebelum Melanjutkan STR perlu uptudate dulu lifeskilenya dan juga perlu di terapi lagi karena ada hal-hal baru rekomendasi baru, karena pengembangan ilmu pengetahuan semakin hari semakin berkembang pesat kemudian kopentensi-konpotensi yang baru yang diberikan.

“Kita bukan sekedar bicara tapi kita langsung dengan paraktek , kita bawa alat-alat prakteknya juga ke sini, kita datang itu sudah bawa semua Model untuk praktek lab,” tuturnya.

Terkait isu yang berkembang soal etika pelayanan bidan dalam bekerja, ia mengatakan sekarang ini isu terkait kelakuan bidan dalam pelayanan, dalam keluarga, pelayanan pasien dan etika bidan ini harus di perhatikan. Sebagai pengurus IBI, pihaknya merasa terbeban terkait etika bidan.

“Karena banyak yang meyorot tentang Etika dan kinerjanya, makanya Kegiatan ini sangat bermanfaat, supaya kita harapkan bisa memberikan pelayanan yang berkualitas dengan rekomendasi-rekomendasi baru secara berkualitas di masyarakat,” pungkasnya. (pisto)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top