HEADLINE

Kambing Bantuan Kecil, Warga Dirun Datangi DPRD Belu

Ini kambing yang diadakan oleh pihak desa Dirun 2017.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sejumlah Warga Dusun Nuawain, Desa Diru, Kecamatan Lamaknen mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Belu guna mengadukan proyek pengadaan 100 ekor kambing yang menggunakan ADD Tahun 2017, Senin (08/01/2018). Hal ini dikarenakan kambing yang mereka terima terlalu kecil dan tidak sesuai dengan harga yang ditentukan.

Pada Tahnu 2017, pemerintah desa melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) melakukan pengadaan 100 ekor kambing dengan menggunakan ADD sebesar Rp 137.500.000. setelah melalui sistem lelang, pihak ketiga memenangkan tender terssebut dengan penawaran Rp 120.500.000.

Alosius Bere mengatakan bahwa dari 100 ekor kambing tersebut, Warga Dusun Nuawain mendapat 34 ekor kambing.

Alosius Bere bersama lima orang lainnya datang melaporkan hal tersebut karena menurut mereka ada kejanggalan baik dalam pengadaan sampai pada pemberian kambing tersebut.

Alosius menceritakan bahwa pada tanggal 31 Desember 2017, sekitar pukul 01.00 dini hari, pihak ketida datang mengetuk rumah mereka dan memberikan kambing tersebut. Selain itu, kambing yang diberikan pun sangat kecil dan tidak sesuai dengan anggaran yang disediakan.

“Mereka pikir kami pencuri, makanya kami diberikan saat semua warga masih tidur. Karna itu kami mengusir menolak untuk menerimanya”, ujarnya.

Karena ditolak oleh warga, pada tanggal 6 Januari 2018, pihak ketiga datang lagi ke rumah warga untuk menyerahkan kambing tersebut. Namun, sekali lagi warga menolak karena kambing yang diberikan terlalu kecil.

Ketidak puasan inilah yang membuat para warga datang melaporkan kepada para wakil rakyat. Kedatangan mereka pun diteri baik oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belu, Jeremias Manek Junior dan Ketua Komisi I Marten Naibuti.

“Kami sudah tanyakan ke kontraktor bahwa dari anggaran tersebut, dia hanya mengelolah dana sebesar Rp 96 juta saja. Lalu sisanya kemana?” demikian Tanya Bene Loe Lesu ketika melapor dihadapan para anggota dewan.

Ketua Komisi I Marten Naibuti mengatakan akan melakukan klarivikasi dengan kepala Desa dan TPK terkait proyek pengadaan kambing pada tanggal 15 januari mendatang. “Jika diperlukan, kita akan panggil juga pihak ketiga,” ujar Marten. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top