HEADLINE

Ose Luan: Akan Ada Mutasi Besar-besaran di Awal Tahun 2018

Apel kesadaran ASN Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan menuturkan bahwa akan terjadi mutasi ekselon II, III, dan IV di awal tahun 2018. Hal ini dikatakannya kepada kilastimor.com usai memimpin Apel Awal Tahun di Lapangan Kantor Bupati Belu, Senin (08/01/2018).

“Ada rencana seperti itu, tapi itu masih menjadi pikiran para pimpinan. Karena itu, belum bisa dipastikan, tapi aka ada mutasi di tingkat ekselon III dan IV… mungkin termasuk ekselon II,” tuturnya dengan sedikit menekan nadanya pada kata “akan ada”.

Mutasi tersebut dilakukan berdasarkan pengamatan kinerja, berdasarkan masalah-masalah yang melilit atau yang dibuat oleh institusi. Karena itu akan terjadi mutasi di tinggkat ekselon III dan IV. Akan tetapi, bila kepala Dinas tak dapat mengatur sumber daya yang ada di dinas tersebut secara benar, maka, menurut Ose Luan, kepala dinasnya yang akan dimutasi.

Selain mutasi ditingkat dinas, dia juga menegaskan bahwa akan ada mutasi kepala sekolah yang belum diganti. Mutasi tersebut dilakukan selambat-lambatnya di bulan Januari 2018 ini.

“… dan tadi saya sudah tegaskan bahwa para kepala sekolah yang belum diganti harus segera dimutasi tidak boleh lebih dari Bulan Januari,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa mutasi untuk ekselon II masih membutuhkan asesmen. Akan tetapi, semuanya itu tergantung pada Bupati. Apabila Bupati ingin merotasi datar, maka tak perlu asesmen.

Ose Luan mengatakan bahwa mutasi yang akan dilakukan tersebut adalah sebuah hal yang sangat penting. Karena baginya, Tahun 2016 dan 2017 adalah tahun olah batin dimana kita melakukan sesuatu tanpa intimidasi dan tekanan. Akan tetapi, di Tahun 2018 adalah tahun tindak. Baginya, setelah dua tahun kita mengolah dan menata diri, ternyata masih ada yang belum disiplin. Karena itu, di awal Tahun 2018 ini, Bupati dan Wakil Bupati Belu akan menindak tegas mereka yang tidak disiplin.

“Yang tidak disiplin bisa kita nonjobkan dan yang tidak berkantor, bisa kita istirahatkan sebagai PNS. Kita memberhentikan dengan hormat bila yang diberi sangsi masih mengulang kesalahannya dengan tidak berkantor lagi,” tegasnya. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top