EKONOMI

Pupuk Langka, Warga Semau Resah

OELAMASI, Kilastimor.com-Sebagian besar petani di Kecamatan Semau keresahan saat ini. Pasalnya, kelangkaan pupuk sedang terjadi di daerah tersebut.
Hampir semua petani, baik itu yang memiliki ladang jagung maupun padi mengeluhkan hal ini, karena pupuk yang mereka butuhkan, tak kunjung mereka dapat.

Sudah demikian, hingga saat ini pemerintah terkesan tidak begitu peduli dengan kelangkaan yang dialami masyarakat di Semau saat ini.

Seperti yang disampaikan Alan Abineno, Warga Desa Uitao, Kecamatan Semau, ketika ditemui kilastimor.com, pada Kamis (4/1) di Semau.

Dikeluhkan, saat ini dirinya bersama beberapa petani yang tergabung di salah satu kelompok tani, sulit mendapatkan pupuk karena langka. Padahal menurutnya, saat ini, jagung yang mereka tanam sejak awal Desember 2017, sudah harus dipupuk. Dirinya sudah mendatangi beberapa kios dan koperasi yang biasanya menjual pupuk, tetapi sudah kosong.

“Biasanya setiap tahun kami alami seperti ini. Kami cari di kios dan koperasi tetapi stok kosong. Biasanya jagung atau padi yang kami tanam sudah hampir panen, baru kami dapat pupuk. Beruntung, sisa pupuk dari tahun lalu jadi kami bisa pupuk, tetapi harus irit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap agar kelangkaan pupuk ini bisa teratasi. Diharapkan juga, pemerintah desa dan kecamatan bisa berkoordinasi untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk yang ada.

Menanggapi keluhan warga terkait kelangkaan pupuk, camat Semau Jhoni Ukat angkat bicara. Dirinya menjelaskan, setiap tahun ada prosedur pengadaan pupuk kepada masyarkat. Setahunya, biasanya pupuk didistribusikan langsung kepada kelompok tani.

Sehingga menurutnya, jika terjadi kelangkaan, maka itu yang perlu dipertanyakan.

Dijelaskan, sejauh ini, dirinya selaku camat, dirinya mengeluarkan rekomendasi bagi kelompok tani. Kemudian petani langsung mendistrusikan pupuk bersubsidi yang disiapkan pemerintah ke kelompok masing-masing.

Dirinya berjanji akan menyikapi hal tersebut, dengan berkoordinasi dengan pihak desa yang masyarakatnya, sedang mengalami kelangkaan pupuk. Kemudian akan berkoordinasi juga ke pemerintah kabupaten dan pihak yang bisa menyelesaikan masalah tersebut. (qrs)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top