HEADLINE

Hadapi Pemilu 2019, Ini Jumlah Dapil yang Diusulkan KPU Belu

Uji publik yang digelar KPU Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-KPU Kabupaten Belu mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Uji Publik Usulan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kabupaten Belu di Aula Hotel Matahari Atambua, Jumat (09/02/2018). Rakor dibuka oleh Ketua KPU Belu, Marthin Bara Lay,SH dihadiri b 4 Komisioner KPU lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panwaslu Kab. Belu Andreas Parera, S. Fil, Kaban Kesbang Pol kab. Belu Dominikus Mali, Kepala Disdukcapil yg diwakili oleh Sekretaris Aleksandrio Seuk, perwakilan tokoh masyarakat Drs. Paulus Klau, kalangan akademisi Silfester Mali, Kabag Tatapem Kab. Belu Leonardus M. Mau. Selain itu, 16 Ketua Parpol yg ada di Kabupaten Belu dan insan pers.

Tentang Alokasi kursi berdasarkan Bilangan Pembagi Penduduk (BPPD) dengan rincian Jumlah Penduduk dibagi alokasi kursi berdasarkan UU No. 07 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sedangkan untuk Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) Anggota DPRD Kabupaten Belu telah disepakati oleh seluruh Parpol yang ada dan tokoh masyarakat. Untuk Kabupaten Belu yang diusulkan ke KPU RI adalah empat Daerah Pemilihan (Dapil).

Dalam sambutannya, Marthin Bara Lay menuturkan bahwa memon ini merupakan sebuah tahapan legislatif yang harus dilaksanakan.

“Pada pertemuan yg kali lalu kami sudah menghimpun keseluruhan yang berkaitan dengan daerah pemelihan di wilayah Kabuparen Belu,” tuturnya.

Dikatakan, semua hal yang berkenaan dengan dapil telah dirangkum oleh KPU. “Aspirasi teman-teman parpol yang hadir agar dapat dilengkapi secara formal dan akan diteruskan ke Tinggkat atas sesuai dengan Hirarki,” ujarnya.

Dia menyampaikan alasannya mengapa semua unsur dilibatkan dalam acara ini. Baginya, Rakor ini menjadi sangat penting untuk semua pihak menyatukan pendapat guna mengusulkan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kabupaten Belu ke pemerintah pusat.

“Untuk perkembangan yang lain tentang usulan, ada yang berfariasi. Namun saat ini kita bersyukur, untuk Kabupaten Belu? kita masih mengusulkan hal yang sama,” ujarnya.

Priska Tes pada selaku Divisi Teknis KPU Kabupaten Belu pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa rakor kali ini merupakan kelanjutan dari dua kali pertemua yang sebelumnya sudah pernah diadakan di Hotel Nusantara Dua. Dikatakan dari hasil dua kali pertemuan tersebut, KPU Kabupaten Belu mengusulkan penataan dapil yang semulanya hanya 3 Dapil, sekarng menjadi 4 dapil.

“Kita sudah sepakat dan fokus pada penataan 4 Dapil ini melalui kajian-kajian dan akan diteruskan sesuai hirarki,” ujar Priska.

Yakobus Nahak selaku Komisioner menambahkan bahwa terkait Dapil, pihaknya sementara melakukan Pemutahiran data. Pemutahiran data tersebut baru akan selesai pada tanggal 18 Februari 2018 nanti.

“Kepada teman-teman partai agar tetap konsen pada rekapitulasi agar pada saat pemilihan nanti bisa meraup suara yang memuaskan,” pintanya.

Dirinya berharap agar partai-partai politik tetap mensosialisasikan kepada masyarakat pemilih untuk tetap mendukung partainya dan memenuhi semua persyaratan yang sudah ditentukan oleh KPU Belu. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top