HEADLINE

Warga Numponi Terseret Banjir Kali Motabean. Korban Belum Ditemukan

Ilustrasi banjir.

BETUN, Kilastimor.com-Petrus Nana warga Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Petrus Nana (70) hanyut terbawa banjir air Kali Motabean, Rabu (14/2). Korban terbawa arus air saat hendak menyebrangi kali itu.

Kepala Desa Numponi, Alfonsius Molo yang menghubungi media ini melalui sambungan telpon selulernya menceritakan, sekitar pukul 15.30 Wita korban pulang dari kebun jagung miliknya yang terletak di Desa Kereana.

Saat hendak menyebrangi kali, korban diduga tidak kuat menahan deras air Kali Motabean hingga hanyut terbawa air.
Ia mengaku, saat korban terbawa air, ada warga yang sempat melihat kejadian tersebut, namun karena derasnya air, warga tersebut tak berani menolong korban.

“Saat kejadian tersebut memang air kali Motabean sedang besar karena baru saja turun hujan. Semua air dari gunung turun ke kali sehingga debit air di kali Motabean saat itu sangat besar. Korban diduga memaksakan diri menyebrangi kali sehingga hanyut terbawa air,” ungkapnya.

Saksi mata yang melihat korban terbawa air Kali Motabean lanjut Alfonsius, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan perangkat desa.

Mendapat informasi tersebut Alfonsius bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri sepanjang kali Motabaen.

Hingga saat ini, korban belum ditemukan. warga baru berhasil menemukan parang serta celana milik korban.

“Parang korban ditemukan di desa Fatukro, sedangkan celana korban ditemukan di Desa kereana. Karena sudah malam, kita terpaksa menghentikan sementara proses pencarian korban dan baru melanjutkan pencarian keesokan paginya,” jelasnya.

Ketika disinggung apakah kejadian tersebut sudah diinformasikan kepada pihak kepolisian, Alfonsius mengaku belum melaporkannya. Ia mengaku, ketika mendapat informasi ada warga yang terseret air Kali Motabean, dibenaknya hanya berpikir untuk segera melakukan pencarian. Ia berjanji akan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian sehingga bisa dibantu proses pencarian.

Selain itu, ia akan membangun komunikasi dengan para kepala desa yang wilayah berada disepanjang kali Motabean dan Sungai Benenain untuk ikut membantu proses pencarian.

“Malam ini juga akan saya laporkan kepihak kepolisian. Saya juga akan kontak beberapa kepala desa yang wilayahnya disepanjang Kali Motabean dan Sungai Benenain untuk membantu mencari korban. Saya berharap korban bisa secepatnya ditemukan,” ujarnya. (pisto)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top