HEADLINE

Esthon Foenay: Mari Kita Adu Program Bukan Adu Gosip

Cagub NTT, Esthon Foenay menyalami warga.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Calon Gubernur NTT, Esthon Foenay meminta kepada Paslon Cagub dan Cawagub lain untuk beradu program, bukan beradu gosip dalam memenangkan Pilkada Gubernur NTT.
Hal ini disampaikannya saat melakukan orasi politiknya di Rumah Adat Suku Bei Leto, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Kamis (26/4/2018).

“Saya sudah meminta kepada Paslon lain untuk kita bersama-sama adu program, bukan adu gosip. Tujuannya agar masyarakat dapat memilih secara rasional siapa pemimpinnya,” ujarnya.

Selain itu, Esthon juga meminta agar para paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk berlomba secara sportif, jujur, dan adil.

“Dalam politik kita berkompetisi, dalam Tuhan kita bersaudara,” tutur mantan Wakil Gubernur NTT itu.

Dikatakan, seorang pemimpin sebagai figur publik, harus tumbuhkan kasih di dalam dirinya. Dengan demikian, maka para calon pemimpin tersebut bisa mengatasi berbagai isu akan runtuhnya NKRI yang berkembang saat ini. Para calon pemimpin itu pun telah menjaga rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam orasi politik tersebut, Esthon pun tak lupa menyampaikan beberapa program yang mereka tawarkan kepada masyarakat. Salah satunya adalah infrastruktur. Menurutnya, masih banyak rumah yang belum layak huni.

Kendati demikian, pada masa pemerintahan Jokowi, pemerintah pusat memfokuskan bantuannya kepadaasyarakat pinggiran. Salah satunya dengan membuka isolasi fisik untuk mengembangkan pendapatan ekonomi masyarakat di beranda terdepan bangsa ini.

Selain infrastruktur, hal lain yang ditawarkan paket Esthon-Christ ini adalah indeks pembangunan manusia. Ada tiga bagian besar yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang akan dikembangkan oleh paket ini.

“Prinsip kami, NTT hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” tutur Eston.

Di akhir orasinya, Esthon menghimbau agar para pendukungnya tidak menanggapi tim lain yang mengejek dan menjelekan paket EC. “Kalau ada seperti itu, harap tidak perlu ditanggapi. Semua itu agar kita tetap menjaga kedamaian masyarakat NTT,” pungkasnya. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top