HEADLINE

Mensos: Parpol di Belu Kurangi Konflik Politik

Menteri Sosial, Idrus Marham berbicara dalam rakor di Belu.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Untuk memajukan percepatan pembangunan di garda depan Bangsa Indonesia, Menteri Sosial RI, Idrus Marham menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Belu di Gedung Betelalenok, Atambua, Perbatasan R I-RDTL pada, Kamis (5/4/2018).

Hadir pada acara tersebut Dirjen Pemberdayaan dan Sosial, Ketua Komisi VIII DPR RI, Bupati Belu, Willybrodus Lay, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, dan para pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Belu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Belu, Willybrodus Lay meminta dukungan anggaran dari kemensos untuk mendukung program Pemkab Kabupaten Belu seperti pertanian, perkebunan, dan peternakan. Hal ini dikarenakan masyarakat Kebupaten Belu masih banyak yang kategori miskin sehingga membutuhkan sentuhan dari pemerintah melalui kementerian sosial.

Menteri Sosial, Idrus Marham pada kesempatan itu langsung meminta Bupati Belu, Willybrodus Lay untuk segera menyiapkan proposal supaya ditindaklanjuti oleh kementerian.

Lebih lanjut, Menteri Sosial meminta Pemkab Belu untuk mendorong program pemberdayaan bagi masyarakat karena Kabupaten Belu memiliki banyak potensi, seperti potensi pertanian, perkebunan dan peternakan.

Selain itu, Idrus meminta para petinggi parpol di Kabupaten Belu untuk mengurangi konflik politik. Kepada pemerintah diminta untuk merangkul semua pihak untuk membangun daerah dan negara.

“Saya minta yang namanya elit politik di Kabupaten Belu kurangi konflik. Mari kita membangun keharmonisan dalam kemajuan,” ujar Idrus.

Setelah acara tersebut, Idrus menyambangi pameran kain tenun ikat khas Kabupaten Belu yang dipamerkan di lobi depan Gedung Betelalenok. Idrus yang tertarik dengan beberapa motif tenun ikat tersebut membeli beberapa tenun ikat. Bahkan karena ketertarikannya sampai dia harus menggunakan sebuah selendang yang baru saja di belinya. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top