HEADLINE

Nasdem Berhentikan Yosef Ama Bere Seran dari Partai dan DPRD Malaka

Yosef Ama Bere Seran.

BETUN, Kilastimor.com-Yosef Ama Bere Seran, anggota DPRD Malaka, resmi diberhentikan.
Pemberhentian anggota Fraksi Partai Nasdem itu melalui SK DPP Partai Nasdem No 036-SK/DPP-Nasdem/III/2018 tanggal 14 Maret 2018. YABS juga diberhentikan dari anggota Partai Nasdem.

SK yang ditandatangani Ketua DPP Partai Nasdem, Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal, Johnny G. Plate dalam poin menimbang huruf c mengatakan, saudara Yosef Ama Bere Seran sebagai anggota Partai dan anggota DPRD Kabupaten Malaka Propinsi NTT tidak patuh dan taat terhadap kebijakan partai yang harus dilaksanakan seluruh kader Partai.

Selain diberhentikan dari anggota Partai, Yosef Ama Bere Seran melalui SK DPP Partai Nasdem nomor 037.SK /DPP-Nasdem/III/2018 juga mendapatkan sanksi di PAW sebagai Anggota DPRD Kabupaten Malaka.

Ketua DPW Partai Nasdem Kabupaten Malaka, Marieta Teti saat dikonfirmasi wartawan di sekretariat Partai Nasdem Kabupaten Malaka, Selasa (3/4) membenarkan adanya SK DPP Partai Nasdem itu.

Marieta menjelaskan kasus yang dialami Yosef Ama Bere Seran, awalnya bermasalah dengan pihak gereja terkait sebidang tanah di Bolan yang notabene ada perjanjian jual beli antara pemilik tanah dan Yoseph. Dalam perjalanan kasus itu diproses di pengadilan.

“Masalahnya mulai muncul ke permukaan setelah Victor Laiskodat melalukan sosialisasi di Malaka dan pada saat itu ada pengaduan tokoh masyarakat terkait persoalan diatas,” katanya.

Sebagai pimpinan partai bilang dia, Victor Laiskodat memanggil Yosef Ama Bere Seran terkait sengketa tanah dengan Paroki Bolan.

“Saat itu sebagai pimpinan partai, VBL memberikan dua alternatif tawaran. Tawaran pertama VBL menginginkan agar kader partai tidak bermasalah dengan semua elemen masyarakat. Dalam pilihan itu pak Yosef diminta menghitung rincian biaya pembangunan rumah dan akan diganti pak Viktor dengan nilai Rp 1 miliar.

Tawaran kedua, Kalau Yosef Ama Bere Seran tidak mau menerima tawaran pertama maka pilihannya adalah diberhentikan dari keanggotaan partai dan di PAW sebagai anggota dewan.

“Dua minggu kemudian kami dipanggil untuk klarifikasi di Jakarta dan hasilnya Yosef Ama Bere Seran tetap berpendirian bahwa kasus yang dihadapi saat ini adalah kasus pribadi yang tidak ada kaitan dengan Partai atau lembaga,” ungkapnya.

Dua minggu setelah pertemuan terang Teti, datanglah SK Pemberhentian Yosep Ama Bere Seran sebagai anggota Partai Nasdem dan SK PAW Yosef Bere Ama Seran dari partai Nasdem. (pisto bere)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top