HEADLINE

Pemda Malaka Terima Korban Human Trafficking dari Pemda Belu

Yovita Hala (kaos putih) ketika diserahkan kepada Pemda Malaka.

BETUN, Kilastinor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka melaui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Malaka, Zakarias Nahak menyambut kedatangan korban trafficking asal Malaka, yang diantar Kepala Bidang
Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3A Kabupaten Belu, Erni Ganggas Dan Rombongan P2TP2A Kabupaten Belu, Kamis (19/4/2018).

Kedatangan Erni Ganggas serta rombongan menyerahkan salah satu korban human trafficking asal Malaka, Novita Hala (15) yang terjadi di Banda Aceh.

Yovita Hala (15) merupakan korban yang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Banda Aceh.

Yovita Hala korban human trafficking tersenyum saat tiba di Malaka, dan langsung diserahkan kepada Pemda Malaka. di ruang kerja Asisten I Sekda Malaka.

Yovita dikembalikan oleh Dinas Sosial Provinsi Banda Aceh melalui P2TP2A Kabupaten Belu, pada 4 April 2018 dan selanjutnya, P2TP2A Kabupaten Belu memulangkan Yovita ke Kabupaten Malaka.

Erni Ganggas dalam keterangannya mengemukakan, penyerahan korban trafficking ini merupakan Bentuk kepedulian Pemerintah kabupaten Belu. Korban selama 14 hari menjalani rehabilitasi oleh P2TP2A Belu, sebelum diserahkan ke Pemda Malaka.

Erni Ganggas menjelaskan berdasarkan data dari Dinas Sosial Provinsi Aceh, serta assesment P2TP2A Kabupaten Belu, terindentifikasi korban mengalami trauma berat akibat kekerasan yang dilakukan majikannya di Banda Aceh.

“Untuk memulihkan kondisi psikisnya, korban dapat diberikan konseling, pendampingan yang rutin dan peningkatan kualitas hidup serta pendidikan karena korban tergolong buta huruf,” ungkapnya.

Erni Ganggas berharap Pemerintah Kabupaten Malaka turut serta ambil bagian terkait korban human trafficking  karena kebanyakan korban berasal dari Kabupaten Malaka.

“Ini merupakan PR kita bersama dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Belu dan Malaka serta kepolisian untuk mengupas tuntas pelaku perdagangan manusia,  sehingga menimbulkan efek jerah,” kata Erni Ganggas.

Hal senada dikatakan Asisten I Sekda Malaka, Zakarias Nahak. Dikatakan, dirinya atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Malaka menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu dan P2TP2A Kabupaten Belu yang telah membantu merehabilitasi korban hingga proses pemulangan korban ke Malaka dalam keadaan sehat.

“Kita juga punya harapan yang sama tentang apa yang di katakan oleh ibu Erni, agar kita bersama dapat mengungkap siapa dalang pelaku perdagangan manusia dibalik Kasus Yovita dan anak-anak kita yang lain,” pungkas Zakarias Nahak.(pisto bere/adhi teiseran)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top