HEADLINE

Doa dari Atambua untuk Indonesia. “Kami Tidak Takut”. Bupati Belu: Jaga Hati Tetap Dingin

Ribuan warga Atambua bakar lilin.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Ribuan Masyarakat Atambua Berkumpul di Lapangan Umum Atambua dan menyalakan seribu lilin sebagai aksi solidaritas atas pengeboman yang terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Aksi menyalakan lilin dan doa bersama yang dilakukan umat Paroki Fatubanao, Komunitas Madrinitas Atambua, Indo Barca Atambua, dan masyarakat Atambua dari berbagai lintas agama ersebut dimulai sekitar pukul 19.30. Aksi dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Romo Renso Tae Lake, Pr.

Pada spanduk yang dipajang oleh Umat Paroki Fatubanao bertuliskan, ” Kami Tidak Takut” dan “INDONESIA bersatu melawan aksi terorisme”.

Ratusan umat yang datang berdoa bagi para korban aksi terorisme tersebut menyayangkan aksi tersebut karena tak ada satu keyakinan dari berbagai agama yang dianut di Indonesia tidak mengajarkan kekerasan, tapi mengajarkan kasih.

Mereka juga berdoa semoga dengan kejadian tersebut, tidak mencerai-beraikan kerukunan antar umat beragama yang ada di Indonesia.

“Saya percaya dalam iman yang terhimpun dalam berbagai agama, tidak ada kekerasan, tapi kasih-lah yang diimani”. Demikian tutur Romo Renso dalam pengantar sebelum memulai doa bersama tersebut.

Menurut Romo Renso, kejadian pengeboman di tiga gereja yang ada di Surabaya tersebut mengingatkan umat Kristiani dimana Yesus mengatakan kepada para murid bahwa mereka tidak akan pernah ditinggal sendirian, tapi mereka akan selalu disertai oleh Kristus.

“Dalam Dunia yang penuh dengan derita, percobaan, dan kesulitan, Allah tidak meninggalkan kita. Itulah Emanuel yang berarti Allah Beserta Kita!” Demikian tutur Romo dala orasi singkatnya.

Dikatakan, aksi dia bersama tersebut sebagai bentuk kutukan terhadap semua teroris dan semua pihak yang terlibat di dalam aksi tersebut.

Dirinya menghimbau kepada semua umat Kristiani agar menyikapi kejadian pengeboman tersebut dengan tetap mengandalkan cinta kasih, baik dalam tutur kata, pikiran, serta perbuatan.

Aksi bakar lilin dan doa bersama adalah salah satu kekuatan bagi umat Kristiani dalam menghadapi berbagai cobaan hidup. Romo Renso juga menuturkan bahwa iman sejati memperlihatkan hidup damai dan rukun satu sama lain.

“Orang beragama yang imannya belum kuat, tentu hidupnya akan terombang-ambing. Tetapi, dalam doa orang mendapatkan kesaksian iman yang ulet,” tuturnya.

Dikatakan, orang-orang kristiani menganut paham kasih termasuk saat dia dihukum, disakiti, bahkan dibunuh sekali pun… kasih menjadi ungkapan yang paling besar dalam menghadapi berbagai persoalan itu.

Sebagai tokoh agama dari perbatasan RI-RDTL, dia menghimbau kepada pemerintah dan pihak kepolisian agar menyelesaikan masalah tersebut secara baik sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dengan memperhatikan perasaan pihak keluarga korban.

Bupati Belu, Willy Lay yang ikut dalam aksi tersebut menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Belu agar tetap menjaga keadaan yang kondusif di Kabupaten Belu.

“Kadang-kadang, situasi seperti ini membuat pihak-pihak tertentu dapat mengail di air keruh. Jadi, kita harus tetap berhati dingin agar situasi tetap kondusif,” pintanya.

Dikatakan, aksi spontanitas bakar lilin dan doa bersama merupakan bentuk ungkapan belasubgkawa masyarakat Belu terhadap para korban dari aksi teroris tersebut.

Aksi serupa terjadi juga di beberapa titik yang ada di Kota Atambua. Di Tenukiik, aksi bakar lilin terjadi di pertigaan menuju Perpustakaan Daerah. Aksi ini sempat menutup jalan selama 20 menit sebagai bentuk belasungkawa masyarakat Tenukiik.

Aksi lain pun terjadi di depan Gereja Polikarpus Atambua. Aksi dilakukan dengan bakar lilin dan tanda tangan dari para umat sebagai bentuk protes terhadap aksi teror yang memakan korban jiwa di Surabaya pagi tadi.

Pantauan media, semua aksi solidaritas yang berlangsung di Kota Atambua berjalan dengan aman. Tampak beberapa anggota kepolisian Polres Belu ikut mengkawal berbagai kegiatan tersebut. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top