EKONOMI

Kadis Kominfo Malaka: Panenan Padi Melimpah Tepis Isu RPM Gagal

Kadis Kominfo Malaka pantau padi milik Poktan di Wederok.

BETUN, Kilastimor.com-Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Malaka, Albertus Bria meninjau padi Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM), milik Kelompok Tani Tunas Muda dan Sinar Mamulak di Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Kamis (24/5).

Albertus Bria kepada media mengatakan, melihat langsung hasil padi yang ada di lokasi pertanian, jelas menepis semua pernyataan miring bahwa RPM gagal.

“Saya datang melihat sendiri, masyarakat mengakui bahwa hasil yang ada sekarang sangat membantu kehidupannya. Masyarakat juga mengatakan sendiri Program RPM itu sangat Bagus dan masyarakat sangat terbantu,” tuturnya.

Ketua Kelompok Tani Tunas Muda, Patrisia Nahak saat ditemui disela-sela gotong royong Poktan di Wederok menjelaskan, dalam waktu seminggu lagi pihaknya akan memanen padi hasil RPM yang diolah sejak Februari lalu.

Patrisia menuturkan selama ini mereka sangat konsen menanam padi dan jagung karena hasilnya meningkat dari tahun ke tahun.

“Program Revolusi Pertanian Malaka ini sangat membantu kami didalam kelompok karena melalui pendampingan yang intensif dari pemerintah, hasilnya sangat bangus,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wederok Virgilius Tahu pada kesempatan yang sama menuturkan dirinya selalu menekankan kepada masyarakat untuk senantiasa bekerja di lahan yang sangat subur ini.

“Saya sering mengutip kata-kata Bupati Stefanus Bria Seran Untuk memotivasi masyarakat bahwa kita tidak boleh lapar di tanah yang subur ini. Lahan di Malaka ini sangat subur sehingga benar-benar harus dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ungkap Lius Tahu.

Walau demikian, bilangnya di desanya para poktan masih membutuhkan mesin perontok padi dan hand traktor.

“Saya sangat yakin jika mesin perontok padi dan hand traktor memadai, masyarakat Wederok akan berkelimpahan makanan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, lahan padi yang akan di panen Poktan Tunas Muda dan Sinar Mamulak seluas 59 hektare dengan jenis padinya Ciherang dan ditanam dengan metode Jajar Legowo 21. (pisto bere)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top