HEADLINE

Rumah Pegawai Lapas Atambua Ludes Terbakar

Inilah rumah milik pegawai Lapas yang dilalap api.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Baru saja terjadi kebakaran rumah di Kilo 2 Atambua, Kabupaten Belu, Sabtu (26/5/2018), sekitar pukul 09.20 Wita. Dari informasi yang dihimpun oleh media ini, kebakaran terjadi akibat arus pendek.

Kebakaran terjadi saat semua pemilik rumah tidak berada di lokasi kejadian. Leonardus Taek Seran (55) yang merupakan pegawai Lapas Atambua sedang berada di kantor dan dua orang anaknya sedang berada di sekolah. Sementara istrinya sedang pergi ke Manggarai, Flores sejak Jumat (18/5/2018).

“Dua orang anak saya sedang berada di sekolah sedangkan istri dan satu orang anak saya sedang berada di Manggarai,” ujarnya.

Leo berujar, dia belum bisa memastikan berapa banyak kerugian yang dialaminya. Ada dua unit motor, Thunder dan Revo, bersama 60-an ekor ayam serta beberapa barang elektronik habis terbakar.
Ada pula surat-surat penting juga habis terbakar.

“Yang tersisa sekarang hanya baju di badan. Semua ada di dalam rumah,” ujarnya.

Leo mengakui dirinya belum bisa menghubungi sang istri. Dia takut bila istrinya mengetahui kejadian ini, bisa mengalami trauma.

“Biar saja… nanti datang baru saya jelaskan semuanya. Kalau beritahu sekarang, dia bisa kaget dan sakit.

Leo mengisahkan, dia hari lalu dia sempat mengalami sakit jantung. Hampir saja dia dilarikan ke rumah sakit. Untungnya, sakit itu akhirnya bisa reda.

“Dua hari lalu saya sempat dapat serangan jantung. Untung, saat itu sakit bisa reda, padahal tetangga mau bawa saya ke rumah sakit,” kisahnya.

Bagi Leo,kejadian ini adalah sebuah cobaan dari Tuhan bagi keluarganya. Namun, Tuhan selalu memberikan pilihan terbaik untuk keluarganya menjalani hidup ke arah yang lebih baik.

“Ini cobaan yang diberikan Tuhan kepada kami. Untung rumah yang terbakar habis, kalau tidak, mungkin dua hari lalu saya sudah mati,” ujarnya sembari menatap puing-puing rumahnya yang sedang dipadamkan oleh pihak pemadam kebakaran.

Menurut pengakuan beberapa warga tetangga, rumah tersebut tiba-tiba terbakar di bagian depannya, tepatnya di area sekitar meteran listrik. Saat itu, rumah terkunci dan tidak ada pemilik rumah di dalamnya.

“Tadi kami semua panik, jadi kami terlambat hubungi pemadam kebakaran. Kami hanya berusaha memadamkan api secara manual sebisa kami,” ujar salah seorang warga.

“Kami hanya berusaha menghubungi pak Leo, tapi semua sudah terlambat,” sambung warga lain yang berada di lokasi kejadian. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top