HEADLINE

OMK St. Petrus Tukuneno Luncurkan Kafe ESTRIBI

Romo Urbanus Hala Pr menggunting pita di Kafe Estribi.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Petrus Tukuneno, menghadirkan kafe disudut Kota Atambua. Estribi Home of Creatify nama kafe yang diluncurkan, Sabtu (3/6) kemarin malam di Lolowa itu.

Romo Adhy Ampolo Pr selaku pembina OMK tersebut dalam sekapur sirihnya mengatakan, kafe ESTRIBI merupakan singkatan dari Satu, Setia dan Selalu Bersama.

Kafe yang diluncurkan paparnya, merupakan gambaran tentang mimpi dan perjuangan bersama anak-anak OMK.
Tidak saja itu, ESTRIBI Kafe menjadi tempat anak-anak muda berkreasi, untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

“Ini hasil dari mimpi besar dan kafe ini harus jadi inspirasi dan sikap anak-anak muda berusaha,” bilang dia.

Dia berharap, perjuangan OMK bisa berhasil dan menjadi kebanggaan  OMK St. Petrus Tukuneno.

Tampak Kasat Pol PP Belu bersama rekannya di Kafe Estribi.

Dia menjelaskan, konsep kafe yang ditawarkan  bersifat lokalitas. Dimana semua pelayan menggunakan kain adat.
Disamping itu, di kafe disiapkan kopi dari flores seperti Kopi Labuan Bajo, Ngada dan Maumere. Sedangkan dari Timor antara lain, Kopi Molo dan Kopi Lakmaras. Untuk menu makanan ringan, ada kue-kue hasil olahan bahan lokal seperti ubi ungu dan pisang coklat juga kripik ubi dan pisang.

Lebih dari itu, juga ada rumah rohani yang menyediakan berbagai buku rohani dan patung. Tersedia juga layanan dekorasi untuk orang meninggal.

Sementara itu, Pastor Paroki St. Petrus Tukuneno, Romo Urbanus Hala Pr mengemukakan, selama ini dirinya terus mendorong romo pendamping dan OMK untuk merealisasikan usaha ekonomi produktif.  Dan hari ini (Sabtu kemarin) berhasil dilaunching. “Kita apresiasi untuk perjuangan ini,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan, agar setiap anak-anak OMK yang terlibat dalam ESTRIBI Cafe harus mengedepan sejumlah hal. Diantaranya, 1. Produk. Produk harus jaga karena itu modal pemasarannya. Kedua, place atau tempat . Tempat harus nyaman bagi pengunjung dan pelayan sendiri.  Ketiga, people atau orang. Orang yang terlibat dalam usaha ini tidak main-main dan terus berinovasi.

Keempat bilangnya yakni promosi. Promosi menjadi penting agar semua mengenal kafe milik OMK ini.
Kelima adalah price. Harga minuman berupa kopi dan menu makanan ringan harus terjangkau harganya.

Pantauan media ini, hadir pada launching kafe itu antara lain, DPP Paroki St. Petrus Tukuneno, anggota DPRD Malaka, Vinsensius Kehi Lau, Kasat Pol PP Belu, Aloysius Fahik, pembina OMK, Klemens Suri, Manejer CU KS, Thomas Bau dan sejumlah undangan lainnya. (ferdy talok)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top