EKONOMI

Liyanto: Hadirnya HIPPKI Diharapkan Turunkan Angka Kemiskinan di NTT

Pose bersama pengurus HIPPKI usai pelantikan.

KUPANG, Kilastimor.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus (HIPPKI) masa bakti 2018-2022 resmi dilantik, Selasa (10/7/2018) bertempat di aula kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kupang, NTT.

Yanti Kana, ST Ketua panitia dalam laporannya mengatakan, DPD HIPPKI yang baru sudah layak untuk dikukuhkan sebab berbagai Kegiatan selama ini sudah dilakukan seperti sosialisai tugas, peran dan berbagai kegiatan lainnya. Hingga pengukuhan hari ini, sumber dananya berasal dari dana mandiri HIPKKI NTT.

Sebagaimana disaksikan media ini, Kegiatan pengukuhan berlangsung pukul 10.00 Wita. Dra. Evaline Mauboy Faah dilantik sebagai Ketua DPD HIPKKI NTT bersama jajaran pengurus HIPKKI yang diambil sumpah dan dikukuhakan langsung oleh Ketua umum DPP HIPKKI Indonesia, Ir. H. Sukhrowardi, MA.

Ketua DPD HIPPKI NTT, Evaline Mauboy Faah dalam sambutannya tak lupa mengucapkan terima kasih berlimpah kepada semua yang selalu berperan aktif  dalam upaya menjalankan roda organisasi profesi ini.

“Saya percaya bahwa ini bukan kebetulan, ini kepercayaan. Kami merasa ada beban yg harus kami pikul,” ungkpanya

Sejauh ini menurut Aveline, di NTT hanya ada 200-an Unit Latihan Kerja yang terdaftar di SLK. Masih banyak yang belum terdaftar sehingga untuk tahun ini mereka harus menunggu dan belum bisa tergabung dalam HIPPKI.

Bagi Aveline, keadaan seperti ini menunjukan bahwa peran HIPPKI di NTT belum maksimal dalam mendukung program pemerintah, sehingga pihaknya yakin bahwa dengan dikukuhkannya pengurus yang baru mereka akan berjuang sungguh- sungguh.

“Saya percaya, ini kesempatan emas. Karena selama ini hubungan antara HIPPKI Pusat dan daerah sangat jauh. “Banyak informasi dan kesempatan yang adalah bagian dari kita, namum tidak terakomodir sehingga kami berupaya semampu kami untuk HIPPKI NTT bergerak maju, termasuk dalam mendata semua unit latihan lerja yang ada hingga lembaga lembaga tersebut terakreditasi,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Umum Kadin NTT Ir. Abraham Paul Liyanto yang diberi kesempatan memberi sambutan terlebih dahulu mengucapkan proficiat kepada DPD HIPPKI NTT yang sudah resmi dikukuhkan langsung oleh Ketum DPP HIPPKI Pusat.

Lanjutnya, Ketum Kadin yang adalah salah satu senator perwakilan daerah NTT ini meyakini bahwa, dengan terbentuk serta dikukuhkannya HIPPKI NTT dapat mengurangi angka pengangguran dan menekan angka perdagangan orang di NTT sebab kehadiran HIPPKI bisa mendorong Lembaga Sertifikasi Kualitas pendidik di ULK masing masing.

“Kita kihat di lapangan, bahwa NTT menjadi daerah dengan tingkat pengangguran dan perdagangan orang yang tinggi karenanya dengan terlantiknya DPD HIPPKI setidaknya dapat menekan angka tersebut sehingga stigma Nanti Tuhan Tolong (NTT) dan stigma buruk lainnya bisa berubah sebagaimana yang sering disampaikan Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya, NTT menjadi New Teritory Tourism,” bilang Paul.

Bagi Paul Liyanto, hal ini bisa saja terjadi karena dengan hadirnya HIPPKI maka semua Unit Latihan Kerja dan balai pelatihan bisa berkembang dan banyak melahirkan orang-orang NTT yang kreatif serta tidak lagi menganggur, juga tidak lagi bepergian ke luar negeri secara illegal.

Kegiatan pelantikan DPD HIPPKI NTT  dihadiri pula Ketua LSK Pusat, Andie R.  Djamaris, ST, Kepala Dinas P dan K Provinsi NTT yang diwakili Kasie BP PAud Gorys K. Bahy, S.Sos, dan sejumlah tetamu undangannya.

Ketum DPP HIPKI Pusat  Ir. H. Sukhrowardi, MA kepada media ini usai pengukuhan DPD HIPPKI NTT mengungkapkan rasa bangga sebab baginya ini adalah tonggak sejarah terbentuknya kepengurusan lembaga lembaga kursus di NTT.

“pertama-tama sebagai Ketum saya merasa berbangga dan apresiasi setinggi tingginya terhadap lembaga lembaga kursus di NTT yang telah membentuk kepengurusan di bawah tanggung jawab ibu Aveline” Ungkapnya.

Bagi Sukhrowardi ini adalah tonggak sejarah dimasa kepemimpinannya. Sebab pertama kali ia datang dan melantik DPD HIPPKI NTT, juga
pertama kali terbentuk kepengurusan HIPPKI NTT. Karenanya segala bentuk persoalan yang dihadapi HIPPKI sebagaimana disampaikan ketua DPD HIPPKI yaitu salah satunya belum terdata dan tergabungnya ULK dan balai-balai pelatihan yang ada di NTT, dirinya percaya Aveline mampu mwngatasinya.

“Saya secara pribadi yakin, ibu Aveline bisa, kita lihat perkembangan selanjutnya,” tuturnya.

Sukhrowardi berharap agar HIPPKI NTT terus bersemangat dalam menjalankan tugas di daerah tercinta Nusa Tenggara Timur ini. (dinho mali)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top