HEADLINE

Partisipasi Pemilih dalam Pilgub Dibawah Target

Ketua KPU NTT serahkan berita acara pleno penetapan Gubernur dan Wagub NTT terpilih.

KUPANG, Kilastimor.com-Proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT telah usai. Hal ini ditandai dengan adanya surat rekomendasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang menerangkan bahwa Pilgub NTT tanpa gugatan dari pasangan calon lain.

Dengan adanya rekomendasi tersebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT resmi menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2018, di Swissbell Hotel, Rabu (24/7/2018).

Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe menyebutkan, KPU NTT baru menerima surat rekomendasi tertulis tentang penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

“Dalam surat rekomendasi MK kepada KPU RI tidak ada gugatan sengketa pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2018, sehingga kami langsung melakukan penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih malam ini. Karena waktu yang diberikan untuk tingkat provinsi hanya satu hari, sehingga kami langsung melakukan rapat pleno terbuka,” tegasnya.

Rapat pleno terbuka penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih malam ini,  kata Maryanti,  merupakan rapat pleno terakhir yang diselenggarakan KPU NTT untuk tahapan Pilgub di mana hasilnya telah kita ketahui bersama Pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur nomor urut empat, Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef A. Naesoi terpilih sebagai Gubernur dan wakil Gubernur NTT terpilih.

Adapun data riil perolehan suara dari KPU untuk keempat pasangan calon: paslon nomor urut empat ( Victory-Joss) pada posisi teratas dengan total 838.213 suara sah, disusul nomor urut dua ( MS-Emi) dengan total suara 603.822 suara sah, selanjutnya pada posisi tiga nomor urut 1 ( Esthon-Crhist) dengan perolehan suara 469.025 dan pada urutan terakhir pasangan nomor urut 3 (Harmoni) dengan perolehan suara 442.796 suara.

Terkait partisipasi pemilih, Maryanti menginformasikan bahwa perhelatan pilgub NTT kali ini masih di bawah standar di mana presentasi partispasi penilih sebesar 74,06 persen masih di bawah target nasional yaitu 77,5 persen.

Lebih lanjut terkait iformasi pelantikan Maryanti mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mempunyai kewenangan sampai di sana.

“Pelantikan gubernur dan wagub terpilih bukan lagi kewenangan kami. Pelantikan adalah kewenangan pemerintah. Karena itu dari tempat ini kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada pasangan calon dan tim pemenangan serta jajaran penyelenggara dan pengawas serta seluruh masyarakat NTT yang sudah berpartisipasi dalam proses pilgub, serta pengamanan dari seluruh instansi terkait, terlebih Polri dan TNI sehingga berjalan dengan aman dan lancar sampai malam ini,”  kata Maryanti.

Maryanti juga menyampaikan, KPU saat ini sedang melakukan tahapan perbaikan bakal calon DPD NTT dan juga bakal calon legislatif  DPRD Provinsi NTT. “Kami juga mohon dukungan dari seluruh pengurus partai politik agar seluruh proses berjalan dengan aman dan lancar,” pinta Maryanti. (dinho mali)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top